Fakta Hubungan Karyawati dan Pemilik Dea Star Meulaboh, Ternyata Ada Lima Orang di Dalam Toko

Fakta Hubungan Karyawati dan Pemilik Dea Star Meulaboh, Ternyata Ada Lima Orang di Dalam Toko

dea star viral--

Kabar viral mengenai penggerebekan yang disebut melibatkan pasangan bukan suami istri di sebuah konter ponsel di Meulaboh, Aceh Barat, mendapat penjelasan dari pihak setempat.

Peristiwa tersebut sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan seorang perempuan digiring keluar dari toko oleh warga.



Namun pihak masyarakat setempat kemudian memberikan klarifikasi terkait kejadian yang berlangsung pada Jumat dini hari, 27 Februari 2026 itu.

Klarifikasi Jumlah Orang di Dalam Toko

Ketua Pemuda Gampong Panggong, Kamarzan, menyatakan bahwa narasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurutnya, saat kejadian berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB, tidak hanya dua orang yang berada di dalam toko seperti yang ramai disebutkan.



Ia menjelaskan bahwa terdapat lima orang yang berada di dalam konter ponsel tersebut.

"Berita yang beredar menyebutkan adanya penangkapan dua orang yang diduga melakukan perbuatan mesum di dalam toko. Namun, faktanya saat kejadian di dalam toko terdapat lima orang, dan tiga orangnya merupakan keluarga," ujar Kamarzan.

Bantahan Dugaan Perbuatan Asusila

Kamarzan menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan perbuatan asusila yang ramai dibicarakan di media sosial tidak benar.

Ia menyebut bahwa hubungan di antara orang-orang yang berada di dalam toko memiliki keterkaitan keluarga.

Dengan adanya fakta tersebut, tuduhan mengenai adanya pasangan non-muhrim yang melakukan tindakan tidak pantas dinilai tidak berdasar.

Pihak setempat juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan pada hari yang sama setelah kejadian.

Awal Mula Kehebohan di Media Sosial

Sebelumnya, warga setempat sempat mendatangi konter ponsel tersebut setelah muncul kecurigaan terhadap aktivitas di dalam toko yang telah tutup.

Ketika pintu dibuka, sejumlah orang diketahui berada di dalam ruangan yang kondisinya gelap.

Situasi itu kemudian memicu kerumunan warga hingga berujung pada penggerebekan yang direkam oleh beberapa orang di lokasi.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang perempuan mengenakan pakaian merah dan hijab hitam digiring keluar dari toko oleh warga.

Video itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi mengenai peristiwa yang terjadi.

Pihak masyarakat setempat berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar dan menghindari kesalahpahaman di tengah publik.

Sumber:


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya