Dokter Deva Putriane Sampaikan Permintaan Maaf Setelah Polemik Ucapan kepada Pasien Viral

Dokter Deva Putriane Sampaikan Permintaan Maaf Setelah Polemik Ucapan kepada Pasien Viral

Dokter Deva Putriane--

Polemik yang menyeret nama Dokter Deva Putriane di media sosial akhirnya mendapat respons langsung dari yang bersangkutan. Setelah ramai dikritik warganet, dokter yang dikenal aktif memberikan edukasi seputar kesehatan anak itu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam rekaman itu, ia mengakui bahwa ucapan yang beredar di media sosial telah menyinggung banyak pihak.

Pernyataan Maaf di Media Sosial



Dalam video yang diunggah, Dokter Deva Putriane menyampaikan penyesalan atas polemik yang terjadi.

"Saya, Deva Putriane, atas pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak atas ucapan yang telah beredar di media sosial dan menyinggung banyak orang," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi pembelajaran penting bagi dirinya untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat.



"Saya sangat menyesalinya. Kejadian ini menjadi pelajaran besar bagi saya untuk lebih menjaga sikap tutur kata dalam berkomunikasi di kemudian hari," katanya.

Dokter Deva kembali menegaskan permohonan maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung atas ucapan yang beredar di media sosial.

Keluhan Pasien Viral di Internet

Polemik bermula dari unggahan seorang ibu di media sosial yang mengaku tidak mendapatkan pengalaman konsultasi yang menyenangkan.

Dalam unggahan tersebut, ia menilai seorang dokter berinisial D memberikan jawaban konsultasi yang tidak sesuai dengan kondisi anak yang sedang dibahas.

Ia juga menyebut respons yang diberikan sering menggunakan template yang sama tanpa penjelasan rinci mengenai masalah kesehatan anak.

Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu diskusi di berbagai platform digital.

Perdebatan tentang Layanan Konsultasi Online

Kasus ini juga memunculkan perdebatan mengenai praktik layanan kesehatan berbasis daring yang semakin banyak digunakan masyarakat.

Sejumlah warganet menilai layanan konsultasi online seharusnya memiliki standar yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara dokter dan pasien.

Perbincangan tersebut berkembang menjadi diskusi yang lebih luas mengenai profesionalitas serta etika komunikasi dalam pelayanan kesehatan digital.

Setelah permintaan maaf disampaikan, publik kini menunggu langkah lanjutan dari Dokter Deva Putriane dalam menanggapi polemik yang sempat ramai diperbincangkan tersebut.

Sumber:


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya