Pemilih lain berusia 25 tahun menyebut banyak anak muda “telah mengorbankan nyawa untuk negara,” dan karena itu mereka menginginkan perubahan yang nyata dan bertahan lama.

Makna pemilu setelah protes tahun lalu

Pemilu ini digelar setelah rangkaian protes mematikan pada September dan dipandang sebagai ujian ketahanan demokrasi Nepal serta institusinya. Pemilu kali ini juga menjadi ajang mengukur dukungan pemilih karena partai-partai tidak membentuk aliansi nasional besar seperti pada pemilu sebelumnya.

Sejumlah pengamat menilai pemilu 2026 memperlihatkan bagaimana isu tata kelola, transparansi, korupsi, serta penciptaan kerja menjadi topik yang lebih menonjol. Namun, mereka juga mengingatkan adanya risiko bila tuntutan layanan publik dan tata kelola dipakai sebagai alasan pengambilan keputusan yang cenderung otoriter dan melemahkan institusi demokrasi.