Setidaknya empat orang dilaporkan tewas dalam serangan drone besar-besaran yang dilancarkan Ukraina ke wilayah Rusia, termasuk ibu kota Moskow.
Serangan ini disebut sebagai yang terbesar menghantam ibu kota Rusia dalam lebih dari setahun terakhir.
>>> WHO Nyatakan Darurat Kesehatan Global Akibat Wabah Ebola di Kongo dan Uganda
Tiga korban jiwa tercatat di wilayah Moskow, sementara satu orang lainnya meninggal di wilayah Belgorod, demikian dilaporkan otoritas setempat pada Minggu.
Gubernur wilayah Moskow, Andrei Vorobyov, menyatakan seorang wanita tewas ketika sebuah rumah di Khimki, sebelah utara ibu kota, dihantam drone.
Tim penyelamat dilaporkan masih mencari korban lain di reruntuhan.
Dua pria lainnya tewas di desa Pogorelki, distrik Mytishchi. Vorobyov menambahkan bahwa beberapa gedung apartemen dan fasilitas infrastruktur mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Walikota Moskow, Sergei Sobyanin, melalui kantor berita TASS, mengonfirmasi bahwa pertahanan udara berhasil menghancurkan 81 drone yang mengarah ke Moskow sejak tengah malam.
Jumlah ini menjadikan serangan tersebut sebagai yang terbesar terhadap ibu kota dalam lebih dari setahun.
>>> Kafe Pelayan Jepang: Dari Hobi 'Geek' Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Sobyanin juga melaporkan 12 orang terluka, sebagian besar di dekat pintu masuk kilang minyak Moskow. Tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Serangan drone ini menambah eskalasi ketegangan antara Rusia dan Ukraina, yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun.
Ukraina secara rutin melancarkan serangan balasan terhadap sasaran-sasaran di wilayah Rusia sebagai respons atas invasi yang dilancarkan Moskow.
Meskipun Rusia memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, skala serangan kali ini menunjukkan kemampuan Ukraina untuk menembus pertahanan dan menimbulkan korban serta kerusakan yang signifikan.
Dampak serangan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran baru mengenai keamanan di wilayah Rusia, terutama di dekat pusat-pusat strategis seperti ibu kota dan fasilitas energi.
>>> Virus Andes di Kapal Pesiar Prancis Cocok dengan Varian Amerika Selatan
Pihak berwenang Rusia terus berupaya memperkuat pertahanan mereka, namun serangan berulang kali dari Ukraina menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam melindungi seluruh wilayah dari ancaman udara.
