unique visitors counter
⌂ Beranda News Musyif Dini Minta Jamaah Fokus Persiapan Wukuf Jelang Puncak Haji

Musyif Dini Minta Jamaah Fokus Persiapan Wukuf Jelang Puncak Haji

Musyif Dini Minta Jamaah Fokus Persiapan Wukuf Jelang Puncak Haji
Jamaah calon haji bersiap menjalankan shalat di Masjidil Haram
A A Ukuran Teks16px

Konsultan Ibadah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Asrorun Niam Sholeh mengingatkan jamaah calon haji Indonesia untuk fokus mempersiapkan diri menjelang puncak ibadah haji.

Puncak haji akan berlangsung pada 8 hingga 13 Zulhijah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

>>> Masalah Pencernaan Bisa Picu Kabut Otak, Ini Penjelasan Ahli

IN2

Asrorun yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa menekankan pentingnya memperbanyak ibadah, menjaga kesehatan, dan memperdalam pemahaman manasik.

Persiapan Ibadah dan Kesehatan

"Jangan hanya sekadar berangkat ke Tanah Suci tanpa membekali diri dengan ilmu manasik haji," kata Asrorun dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Haji adalah ibadah mahdhah yang harus memenuhi syarat, rukun, serta ketentuan keagamaan.

in2

Saat ini jamaah gelombang pertama telah berada di Makkah Al-Mukarramah. Sementara jamaah gelombang kedua diberangkatkan dari Tanah Air langsung menuju Makkah.

Asrorun meminta jamaah memperbanyak zikir, munajat, dan shalat berjamaah selama di Tanah Haram.

Bagi jamaah yang sehat dan akan melaksanakan shalat di Masjidil Haram, ia menyarankan memanfaatkan fasilitas transportasi serta memperhatikan kondisi kesehatan.

Jamaah yang memiliki uzur dapat melaksanakan shalat berjamaah di masjid sekitar tempat tinggal masing-masing di Makkah.

>>> BPJS Kesehatan Permudah Ubah Fasilitas Kesehatan via Mobile JKN

Ia menegaskan seluruh pemondokan jamaah Indonesia berada di kawasan Tanah Haram yang memiliki keutamaan tersendiri.

Pembimbing ibadah diminta mengintensifkan pembekalan fikih haji praktis kepada jamaah. Hal ini terutama terkait syarat, rukun, kewajiban, larangan, serta amalan sunnah pada waktu dan tempat tertentu.

Asrorun juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang puncak haji.

"Jangan memforsir diri, aji mumpung.

Fokus dan prioritaskan persiapan rangkaian ibadah haji mulai 8 sampai 13 Zulhijah, terutama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," ujarnya.

Menurut dia, ibadah haji tidak hanya ibadah ruhaniyah, tetapi juga ibadah jasmaniyah yang membutuhkan kebugaran fisik serta ibadah maliyah yang memerlukan kesiapan biaya.

Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji, keselamatan keluarga, serta kedamaian dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

>>> Prabowo Serahkan Kunci Pesawat Tempur Rafale kepada Panglima TNI

"Jangan lupa mendoakan Presiden dan para pemimpin negeri untuk dapat memimpin dan membangun bangsa Indonesia dengan adil, bijaksana," kata Asrorun.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru