unique visitors counter
⌂ Beranda News Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Status Siaga

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Status Siaga

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Status Siaga
Gunung Semeru erupsi disertai awan panas
A A Ukuran Teks16px

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi disertai awan panas pada Senin (18/5/2026) sore.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan erupsi terjadi pukul 14.38 WIB. Tinggi kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut.

>>> DPR Minta Pemerintah Bantu Bebaskan Jurnalis WNI yang Disandera Israel

IN2

Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 3 menit 53 detik. Jarak luncur awan panas tidak diketahui karena visual gunung tertutup kabut.

Berdasarkan data petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi sebanyak dua kali pada hari yang sama.

Erupsi pertama terjadi pukul 07.40 WIB, tidak teramati secara visual, namun terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.

in2

Erupsi kedua pada pukul 14.38 WIB disertai awan panas. Masyarakat diimbau berhati-hati dan mematuhi arahan petugas BPBD setempat.

Rekomendasi Status Siaga

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

>>> Wamenlu: UNCLOS Tetap Relevan, Fokus Kini pada Penegakan

Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas BPBD setempat.

>>> BI DKI Dorong UMKM Manfaatkan Gang Dagang untuk Digitalisasi Bisnis

Gunung Semeru saat ini berstatus Siaga (Level III) dengan rekomendasi agar tidak ada aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km dari puncak.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru