Namun jika tidak ada, maka keadaan akan kami kembalikan seperti semula,” katanya.
Polresta Sleman telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. Tim terus mengumpulkan berbagai keterangan dan data pendukung.
Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas setempat, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk menelusuri dugaan ketidaksesuaian dalam laporan pelayanan persalinan yang dilakukan oleh bidan terkait.
Mengenai rencana pengembalian bayi kepada orang tua masing-masing, hal itu masih dibahas bersama sejumlah pihak terkait.
“Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai waktu maupun syarat pengembalian anak,” kata Wiwit.
Wiwit menambahkan bahwa seluruh langkah penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak. Termasuk kesehatan, tumbuh kembang, dan kondisi psikologis mereka di masa depan.
“Kami sangat berhati-hati agar anak-anak ini tidak mengalami gangguan psikologis akibat penanganan kasus ini. Kami tetap mengedepankan misi kemanusiaan demi masa depan mereka,” pungkasnya.
Polresta Sleman telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini dan terus mengumpulkan berbagai keterangan serta data pendukung.
>>> Aceh Minta Konsultan Adaptif Hadapi Risiko Bencana
Selain itu, kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas setempat, hingga Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk menelusuri dugaan ketidaksesuaian dalam laporan pelayanan persalinan yang dilakukan oleh bidan terkait.