Saat ini, Benteng Amsterdam berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Beberapa bagian dindingnya mulai runtuh akibat usia dan cuaca.
Vegetasi liar tumbuh di sekitar bangunan.
Pemerintah melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX telah melakukan pemeliharaan dan ekskavasi di lokasi ini.
Pada Agustus 2023, BPK melakukan ekskavasi untuk mengungkap sisa struktur benteng yang terkubur.
Pada Oktober 2024, BPK Wilayah XX kembali melakukan pemeliharaan terhadap dua cagar budaya di Maluku Tengah, termasuk Benteng Amsterdam.
Upaya ini bertujuan untuk menjaga warisan sejarah agar tidak punah.
Benteng Amsterdam juga menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik. Pengunjung dapat melihat langsung arsitektur kolonial dan belajar tentang sejarah rempah Maluku.
Pemerintah setempat terus berupaya mempromosikan tempat ini sebagai objek wisata edukatif.
Meski demikian, diperlukan perhatian lebih serius untuk konservasi benteng ini.
>>> Jakbar Gencar Tekan Produksi Residu Sampah dari Sumbernya
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, sangat diharapkan agar Benteng Amsterdam tetap berdiri sebagai saksi bisu kejayaan rempah Maluku.