Na dengan hangat membocorkan “rahasia” tentang akhir teoretis bagian kedua, sebelum dilerai oleh humas. Ia mengaku butuh waktu lama untuk menyelesaikan penyuntingan dan efek CGI.
“Butuh waktu lama untuk editing. CGI memakan waktu selamanya,” keluhnya.
Meski demikian, ia merasa perjalanan sepuluh tahun ini tidak terasa panjang.
Para bintang Korea mengaku bergabung karena Na. Zo In-sung menjawab lugas: “Karena ini Na Hong-jin.
>>> Red Magic Rilis Power Bank Magnetik 45W dengan Layar Pintar dan Fitur Unik
Tidak ada alasan lain.”
Jung Ho-yeon berharap film ini memperkenalkan Na ke audiens yang lebih luas. “Dia memiliki filmografi yang keren.
Akan menyenangkan jika dia mendapat audiens yang lebih besar,” ujarnya.
Hwang Jung-min, yang kembali bekerja sama dengan Na setelah 'The Wailing', menjadi pemain pertama yang menandatangani kontrak.
“Di antara para aktor, kami memiliki keyakinan pada sutradara bahwa film apa pun yang dia buat akan bagus,” katanya.
Namun ia bercanda: “Tapi saya rasa dia tidak mengenal banyak aktor bagus.”
Aksi spektakuler dan panjang mendominasi 'Hope'.
Namun film ini juga didasari tema berat yang menjadi ciri khas Na, terutama tentang xenofobia dan masalah imigran.
“Saya memulai dengan fokus pada xenofobia dan masalah imigran. Saat mengembangkan cerita, itu menjadi cerita yang jauh lebih besar,” jelas Na.
“Dalam tragedi besar, tidak selalu muncul dari niat jahat. Semua dimulai dari perbedaan perspektif.
Konflik perspektif atau kesalahpahaman itulah yang menciptakan tabrakan. Itulah yang ingin saya bicarakan.”
Film ini akan dirilis di Amerika Serikat oleh Neon pada akhir tahun 2026. 'Hope' meninggalkan kesan mendalam di Cannes, baik sebagai tontonan menghibur maupun pernyataan artistik yang berani.
Film 'Hope' juga menghadirkan kejutan dengan kehadiran Michael Fassbender dan Alicia Vikander sebagai alien, yang menambah dimensi baru dalam cerita.
Na Hong-jin mengungkapkan bahwa ide awal film ini berfokus pada xenofobia dan masalah imigran, namun berkembang menjadi cerita yang jauh lebih besar tentang perbedaan perspektif yang dapat menimbulkan tragedi.
Para kritikus memberikan reaksi beragam terhadap film ini. Variety memuji aksinya yang elegan meskipun dianggap terlalu panjang.
>>> Lenovo Legion P5 Resmi Meluncur, Power Bank Gaming 100W dengan Desain Futuristik
Sementara itu, para aktor Korea seperti Hwang Jung-min dan Zo In-sung menyatakan keyakinan mereka pada sutradara Na Hong-jin, yang telah membangun reputasi melalui film-film sebelumnya seperti 'The Wailing'.