unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Tarif Hotel di Busan Melonjak Hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS

Tarif Hotel di Busan Melonjak Hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS

Tarif Hotel di Busan Melonjak Hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Penggemar BTS marah karena tarif hotel di Busan melonjak drastis
A A Ukuran Teks16px

Penggemar BTS meluapkan kemarahan di forum online setelah tarif akomodasi di Busan melonjak drastis menjelang konser grup tersebut di kota pelabuhan selatan Korea Selatan.

Satu kamar yang biasanya seharga 60.000 won (sekitar Rp 600 ribu) per malam dilaporkan melonjak menjadi 760.000 won (sekitar Rp 7,6 juta) selama periode konser.

>>> Pembeli di Pasar Film Cannes Masih Antusias pada Film Korea

IN2

Kenaikan Harga Akomodasi

BTS akan menggelar konser di Busan pada 12 dan 13 Juni sebagai bagian dari tur dunia "ARIRANG".

Tanggal tersebut bertepatan dengan hari jadi debut grup pada 13 Juni, sehingga diperkirakan penggemar domestik dan global akan berbondong-bondong ke Busan.

Pemerintah Kota Busan juga menyiapkan acara terkait. Penggemar mengecam kenaikan harga yang dianggap berlebihan akibat lonjakan permintaan.

in2

Komisi Perdagangan Adil dan Badan Konsumen Korea memeriksa 135 hotel dan motel di Busan.

Hasilnya, tarif kamar rata-rata selama pekan konser lebih dari dua kali lipat dibandingkan akhir pekan sebelum dan sesudah acara.

Tarif motel naik lebih dari tiga kali lipat dari level normal, sementara tarif hotel naik hampir tiga kali lipat.

Beberapa properti menetapkan harga lebih dari lima kali lipat, dengan kamar seharga 100.000 won melonjak menjadi 750.000 won dan kamar 300.000 won mencapai 1,8 juta won.

Kemarahan semakin besar setelah penggemar melaporkan akomodasi membatalkan reservasi yang sudah ada setelah pengumuman konser.

>>> Annie, Chaebol Heiress dan Idol K-Pop, Lulus dari Columbia University

Penggemar menuduh operator menggunakan alasan tertentu untuk menjual kembali kamar dengan harga lebih tinggi.

"Saya sudah memesan bulan lalu, tapi mereka membatalkannya dengan alasan kelebihan pemesanan atau renovasi, lalu menjualnya lagi dengan harga lebih tinggi," kata seorang penggemar.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru