unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Strategi Tving Fokus pada Penonton Muda Berbuah Manis

Strategi Tving Fokus pada Penonton Muda Berbuah Manis

Strategi Tving Fokus pada Penonton Muda Berbuah Manis
Poster drama Yumi's Cells dan The Legend of Kitchen Soldier
A A Ukuran Teks16px

Drama ini dipuji karena membangun daya tarik sendiri dan basis penggemar setia, tidak sekadar mengandalkan popularitas webtoon aslinya.

Sementara itu, "The Legend of Kitchen Soldier" mengambil pendekatan berbeda dari drama militer Korea sebelumnya. Tving menggeser fokus ke momen emosional yang bisa dikenali penonton dari kehidupan sehari-hari.

Serial ini tetap memanfaatkan latar militer yang khas, tetapi humornya berasal dari detail keseharian dan karakter yang kuat.

IN2

>>> Pembeli di Pasar Film Cannes Masih Antusias pada Film Korea

Pilihan ini membuat humornya terasa lebih organik.

Kedua drama sama-sama unggul dalam menyentuh emosi sehari-hari, alur cerita berbasis hubungan, dan karakter yang kuat. Mereka tidak bergantung pada bintang besar atau premis spektakuler.

in2

Sejauh ini, strategi Tving terbukti berhasil: tanpa anggaran yang mencengangkan, tetapi dengan susunan program yang tajam dan eksekusi yang sangat baik.

Kesuksesan ini menunjukkan bahwa serial orisinal bisa menembus persaingan tanpa pengeluaran yang lazim di industri streaming.

Di tengah biaya produksi yang terus melonjak dan dianggap berlebihan, pendekatan praktis Tving layak untuk diperhatikan.

Kedua drama ini menjadi sorotan karena berhasil mendefinisikan identitas platform Tving. Alih-alih mengandalkan produksi beranggaran besar, Tving fokus pada karya berskala realistis dengan kualitas yang dimatangkan.

Strategi ini dinilai sebagai salah satu kekuatan platform di tengah persaingan konten yang semakin ketat.

Di industri streaming global, platform-platform besar menggelontorkan anggaran astronomis untuk produksi konten dan meluncurkan judul baru secara deras.

Platform domestik Korea pun berlomba-lomba mengamankan karya orisinal yang kompetitif. Namun, hasilnya berulang kali menunjukkan bahwa anggaran saja bukanlah kunci sukses.

Yang lebih penting adalah bagaimana platform membentuk dan menyajikan identitasnya secara presisi, serta seberapa akurat ia menargetkan audiens yang dituju.

"Yumi's Cells" mendapat perhatian sejak pertama kali diumumkan.

Berdasarkan webtoon populer dengan judul yang sama, serial ini menonjol karena formatnya yang tidak biasa, menggabungkan live action dengan animasi 3D.

>>> Annie, Chaebol Heiress dan Idol K-Pop, Lulus dari Columbia University

Penggambaran emosi dan pikiran batin melalui karakter sel animasi bisa saja terkesan kekanak-kanakan, tetapi drama ini berhasil menyeimbangkan konsep tersebut dengan romansa realistis dan alur cerita yang relevan, sehingga mendapat respons kuat dari pemirsa.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru