Trump Mobile kembali menjadi sorotan. Perusahaan yang tengah bersiap mengirimkan ponsel pertamanya itu mengakui telah terjadi kebocoran data pelanggan.
Informasi yang terekspos mencakup nama, nomor telepon, alamat rumah, dan alamat email. Data tersebut bisa diakses oleh siapa saja di situs resmi Trump Mobile.
>>> Sertifikasi Bocorkan Kehadiran Honor 600 Smart 5G
Pengakuan ini disampaikan Trump Mobile kepada TechCrunch. Perusahaan menyatakan masih menyelidiki insiden tersebut dan belum menemukan bukti penyalahgunaan data.
Penyebab Kebocoran
Menurut juru bicara Trump Mobile, Chris Walker, kebocoran terkait dengan platform pihak ketiga yang mendukung operasional perusahaan. Namun, nama platform tersebut tidak diungkapkan.
Walker menegaskan tidak ada peretasan terhadap jaringan, sistem, atau infrastruktur Trump Mobile. Meski demikian, data pelanggan memang dibiarkan terbuka di situs tanpa perlu diretas.
Saat ini, Trump Mobile sedang mengevaluasi apakah perlu memberi tahu pelanggan tentang kebocoran data pribadi mereka. Langkah selanjutnya masih menunggu hasil investigasi.
>>> CEO Xiaomi Peringatkan Harga Ponsel Bisa Makin Mahal
Sebelumnya, Trump Mobile juga mengalami masalah pengiriman ponsel pertamanya.
Perangkat yang disebut sebagai rebranding HTC U24 Pro itu seharusnya mulai dikirim pada Agustus atau September 2025, tetapi tertunda.
Kini, pengiriman disebut-sebut akan segera dilakukan. Namun, insiden kebocoran data ini menambah daftar panjang masalah yang dihadapi perusahaan.
Ponsel pertama Trump Mobile, yang merupakan versi rebranding dari HTC U24 Pro yang diluncurkan pada 2024, awalnya dijadwalkan mulai dikirim pada Agustus atau September tahun lalu.
>>> Masa Depan Oppo Find X10 Pro Max Diragukan, Bisa Tertunda atau Dibatalkan
Pengiriman tidak terjadi sesuai jadwal, namun kini disebut-sebut akan segera dilakukan.
