unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Kuil Buddha di Busan Buka Pintu untuk ARMY saat Konser BTS

Kuil Buddha di Busan Buka Pintu untuk ARMY saat Konser BTS

Kuil Buddha di Busan Buka Pintu untuk ARMY saat Konser BTS
Kuil Buddha di Busan menyediakan tempat menginap bagi ARMY saat konser BTS
A A Ukuran Teks16px

Langkah penyelamatan oleh pihak kuil dipicu oleh maraknya praktik tengkulak dan lonjakan harga tarif hotel yang tak masuk akal sejak jadwal konser diumumkan Januari lalu.

>>> Kode Redeem ML 23 Mei 2026: Klaim Skin Gratis Hari Ini!

Berdasarkan investigasi surat kabar Chosun Daily terhadap 135 fasilitas akomodasi di Busan, rata-rata tarif menginap melonjak hingga 433.999 won (sekitar Rp5,1 juta) per malam, atau naik 2,4 kali lipat dari tarif normal.

IN2

Beberapa kasus ekstrem dilaporkan, seperti penginapan Kelas Melati atau Guesthouse yang tarif normalnya 70.000 won (Rp820 ribu) melambung menjadi 600.000 won (Rp7 juta) per malam.

Kamar tipe studio yang tarif biasa 57.000 won (Rp670 ribu) meroket hingga 3 juta won (Rp35 juta) untuk akhir pekan konser.

Di sektor motel, kenaikan rata-rata mencapai 3,3 kali lipat.

in2

Di wilayah Seo-gu, sebuah hotel menaikkan tarif akhir pekannya dari 100.000 won (Rp1,1 juta) menjadi 750.000 won (Rp8,8 juta).

Kondisi diperparah dengan aksi sepihak sejumlah hotel yang membatalkan pesanan lama konsumen secara sepihak demi menjual kembali kamar dengan harga berkali-kali lipat kepada fans luar kota.

Pemerintah Kota Busan menerima lebih dari 90 keluhan resmi dalam satu bulan melalui sistem pelaporan Organisasi Pariwisata Korea (KTO).

Merespons keluhan tersebut, Pemerintah Kota Busan meluncurkan inspeksi mendadak ke lapangan.

Otoritas setempat mengancam menjatuhkan sanksi berat berupa audit investigasi pajak bagi pelaku usaha yang terbukti melakukan eksploitasi harga secara berlebihan.

Sebagai langkah persuasif, pemerintah juga mengampanyekan gerakan "Fair Lodging Challenge" guna mendorong pemilik hotel mempertahankan tarif normal demi menjaga citra pariwisata Busan di mata internasional.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan harga akomodasi yang tidak wajar di Busan.

>>> Bug AI Overview Google Bikin Hasil Pencarian Mirip Chatbot

Pemerintah Kota Busan telah menerima lebih dari 90 keluhan resmi dalam satu bulan melalui sistem pelaporan Organisasi Pariwisata Korea (KTO).

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru