Apple resmi memperluas fitur notifikasi sleep apnea dan tes pendengaran ke India. Kedua fitur kesehatan ini sebelumnya telah tersedia di sejumlah negara lain.
Fitur notifikasi sleep apnea tersedia di Apple Watch Series 9, Series 10, Series 11, Watch Ultra 2, dan Watch Ultra 3.
>>> eufy C15: Robot Pemotong Rumput Termurah Anker dengan Kamera TrueVision
Fitur ini menggunakan metrik Breathing Disturbances yang memanfaatkan akselerometer untuk mendeteksi gerakan kecil di pergelangan tangan terkait gangguan pola pernapasan saat tidur.
Sleep apnea adalah kondisi di mana pernapasan seseorang berhenti sejenak saat tidur. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat meningkatkan risiko hipertensi, diabetes tipe 2, dan masalah jantung.
Apple Watch menganalisis data gangguan pernapasan setiap 30 hari. Pengguna akan mendapat notifikasi jika terdeteksi tanda-tanda sleep apnea sedang hingga berat secara konsisten.
Pengguna kemudian disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk langkah selanjutnya. Data Breathing Disturbances juga bisa digunakan untuk menilai kualitas tidur.
Apple mencatat bahwa metrik ini dapat dipengaruhi oleh alkohol, obat-obatan, posisi tidur, dan faktor lainnya. Pengguna dapat melihat data tersebut di aplikasi Health.
Fitur Tes Pendengaran
Fitur tes pendengaran memerlukan AirPods Pro 2 atau AirPods Pro 3 dengan firmware terbaru.
Perangkat tersebut harus dipasangkan dengan iPhone atau iPad yang menjalankan iOS 18 atau iPadOS 18 atau lebih baru.
>>> Xiaomi Perbaiki HP dan Laptop Rusak Akibat Banjir di China Secara Gratis
Apple mengklaim tes pendengarannya bersifat klinis dan berdasarkan pendekatan standar pure-tone audiometry. Tes ini dapat dilakukan sendiri di rumah menggunakan AirPods Pro.
Proses tes memakan waktu sekitar lima menit dan menggunakan ilmu akustik. Setelah selesai, pengguna mendapatkan ringkasan hasil termasuk audiogram, angka kehilangan pendengaran di setiap telinga, klasifikasi, dan rekomendasi.