unique visitors counter
⌂ Beranda Ragam Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus dengan APD Adalah Hoaks

Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus dengan APD Adalah Hoaks

Video Klaim Rekayasa Produksi Hantavirus dengan APD Adalah Hoaks
Tim medis menggunakan pakaian hazmat saat evakuasi
A A Ukuran Teks16px

Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim memperlihatkan rekayasa produksi virus hantavirus dengan menggunakan alat pelindung diri (APD).

Klaim tersebut tidak benar.

>>> Arti Nama Rafael, Karakter, dan 35+ Ide Rangkaiannya

IN2

Video yang dimaksud sebenarnya merupakan proses evakuasi penumpang kapal pesiar ekspedisi MV Hondius. Evakuasi dilakukan oleh tim medis dan petugas keamanan yang mengenakan pakaian hazmat.

Fakta di Balik Video

Tim pemeriksa fakta dari Tirto. id telah menelusuri kebenaran video tersebut.

Hasilnya, video itu tidak ada kaitannya dengan produksi hantavirus.

in2

Video tersebut diambil saat evakuasi penumpang kapal MV Hondius yang mengalami situasi darurat. Tim medis dan keamanan menggunakan APD lengkap untuk melindungi diri dari kemungkinan paparan penyakit.

>>> Jadwal Singapore Open 2026: 26-31 Mei, Ini Daftar Wakil Indonesia

Hantavirus sendiri adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, bukan virus buatan manusia. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa hantavirus diproduksi secara sengaja di laboratorium.

Penyebaran video hoaks seperti ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan klaim yang tidak memiliki sumber jelas. Selalu cek fakta melalui sumber terpercaya seperti lembaga resmi atau situs pemeriksa fakta.

Video evakuasi MV Hondius yang asli dapat ditemukan di kanal berita resmi. Tidak ada indikasi bahwa video tersebut merupakan rekayasa produksi virus.

>>> Syarat dan Jadwal SPMB Tangsel 2026 untuk TK, SD, dan SMP Negeri

Kesimpulannya, klaim bahwa video tersebut menunjukkan rekayasa produksi hantavirus dengan APD adalah hoaks. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru