DJI mencatat dominasi mengejutkan di pasar kamera video Jepang. Data penjualan terbaru menunjukkan perusahaan asal China itu kini menguasai lebih dari 70 persen segmen tersebut.
Menurut data BCN Ranking, DJI memegang pangsa pasar sebesar 72,5 persen. Angka ini merupakan level tertinggi yang pernah dicapai perusahaan.
Sebagai perbandingan, pesaing Insta360 dilaporkan hanya menguasai sekitar 12,5 persen pada periode yang sama.
Osmo Pocket 4 Jadi Motor Utama
Momentum pertumbuhan DJI sebagian besar berasal dari lini Osmo Pocket.
Kamera gimbal kompak ini, terutama varian Osmo Pocket 4 dan Pocket 4P yang baru diluncurkan, langsung mendominasi penjualan.
Osmo Pocket 4 standar saja menangkap sekitar 21,5 persen dari seluruh penjualan kamera video di Jepang hanya dalam sembilan hari setelah tersedia.
Beberapa model DJI lain, termasuk Pocket 4P dan Pocket 3, juga masuk dalam jajaran teratas.
Menariknya, kesuksesan DJI turut mendongkrak pasar secara keseluruhan.
Volume penjualan kamera video di Jepang melonjak 158,1 persen year-on-year pada April 2026, sementara pendapatan total naik 135,2 persen.
Keberhasilan ini kemungkinan besar karena produk DJI sesuai dengan tren konten kreator saat ini.
Kamera ringkas dengan stabilisasi bawaan makin populer di kalangan vlogger, pelancong, dan kreator media sosial yang menginginkan kualitas video lebih baik dari ponsel tanpa harus membawa kamera mirrorless besar.
Seri Osmo Pocket berhasil menempati ceruk yang solid dengan menggabungkan rekaman stabil, kontrol sederhana, dan harga yang relatif terjangkau dalam perangkat sekecil saku.
DJI selama ini lebih dikenal secara global sebagai produsen drone. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan terus berekspansi ke produk pencitraan yang berfokus pada kreator.
Angka penjualan terbaru dari Jepang menunjukkan strategi itu membuahkan hasil signifikan, terutama di pasar yang secara tradisional didominasi merek kamera lama.
Seri Osmo Pocket telah menempati ceruk yang solid dengan menggabungkan rekaman stabil, kontrol sederhana, dan harga yang relatif terjangkau dalam perangkat sekecil saku.
DJI selama ini lebih dikenal secara global sebagai produsen drone, namun dalam beberapa tahun terakhir perusahaan terus berekspansi ke produk pencitraan yang berfokus pada kreator.
Angka penjualan terbaru dari Jepang menunjukkan strategi itu membuahkan hasil signifikan, terutama di pasar yang secara tradisional didominasi merek kamera lama.