Para pelanggan setia Apple Music mulai mempertanyakan kegunaan fitur kontinuitas layanan tersebut. Mereka menilai fitur ini sangat tertinggal dibandingkan kompetitor utama, Spotify.
Meskipun Apple Music menawarkan audio lossless tanpa biaya tambahan, pengguna tetap kesulitan memindahkan lagu secara mulus antar-perangkat.
>>> Perbedaan Honor 600 Pro Versi Global dan China: Mana Lebih Unggul?
Masalah ini memicu gelombang protes di berbagai forum komunitas menjelang ajang WWDC 2026.
Keterbatasan AirPlay di Ekosistem Apple
Apple sebenarnya memiliki teknologi AirPlay untuk mengirim audio ke perangkat lain. Namun, sistem kerja AirPlay tidak seperti alat kontrol pemutaran mandiri yang cerdas.
Teknologi ini hanya memproyeksikan suara secara lokal, bukan memindahkan sesi aktif ke perangkat baru. Pengguna perangkat pihak ketiga seperti Amazon Echo juga merasakan hambatan serupa.
Akibatnya, banyak pengguna merasa frustrasi karena Apple tidak kunjung memperbaiki sistem ini. Padahal, integrasi ekosistem yang mulus merupakan nilai jual utama produk Apple lainnya.
Keunggulan Mutlak Spotify Connect
Pengguna sering membandingkan Apple Music dengan Spotify Connect yang jauh lebih fleksibel. Spotify membiarkan Anda melanjutkan lagu tepat di titik terakhir saat berpindah perangkat secara instan.
>>> Bocoran Kamera Vivo X500 Pro: Tanpa 200MP, Tapi Pakai Sensor Sony IMX06H
Sayangnya, Apple Music memaksa Anda memutar ulang lagu dari awal. Anda bahkan harus menyusun kembali seluruh antrean musik yang telah terhapus saat berpindah medium.
Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan pengguna sehari-hari. Mereka harus mengatur ulang pemutar musik setiap kali berpindah dari iPhone ke komputer Mac.
Spotify Connect bekerja sangat mulus di berbagai platform dan sistem operasi. Sistem ini menyinkronkan antrean lagu pada speaker pintar, komputer, hingga aplikasi mobil secara real-time.
Bahkan layanan dengan audiens lebih kecil seperti Tidal memiliki fitur kontrol kontinuitas serupa. Hal ini membuat keputusan Apple untuk mengabaikan fitur tersebut terasa semakin aneh.
>>> Yogyakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Grand Finals FFNS 2026 Fall
Beberapa spekulasi menyebutkan masalah hak paten menghalangi langkah Apple. Namun, kompetitor lain terbukti mampu membangun sistem mereka sendiri tanpa melanggar paten apa pun.
