EarFun Clip 2 hadir sebagai ear-clip kelas menengah dengan sejumlah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada produk flagship.
Dari kenyamanan hingga konektivitas, perangkat ini menawarkan lebih dari yang diharapkan.
>>> Vivo X300 FE vs Xiaomi 17: Ponsel Kompak Premium Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Desain dan Kenyamanan
Casing Clip 2 terbuat dari plastik hitam dasar yang terasa kokoh dan telah bertahan dari beberapa kali jatuh tanpa kerusakan.
Ear-clipnya sendiri memiliki ketahanan debu dan air IPX 55.
Fitur menonjol adalah rangka penghubung Ni-Ti fleksibel yang dilapisi silikon ultra lembut. Tekanan jepitannya lebih ringan dibanding desain ear-clip lain, membuat kenyamanan jauh lebih baik tanpa mengorbankan kestabilan.
Tombol mekanis tunggal lebih mudah dan andal digunakan dibanding kontrol haptic pada model yang lebih mahal.
Konektivitas
Clip 2 menggunakan Bluetooth 6.0 yang secara teori memberikan latensi rendah dan koneksi stabil pada jarak lebih jauh.
Saya bisa mempertahankan koneksi kuat setelah turun ke garasi, di mana ear-clip Bluetooth 5 mulai terputus.
Jarak jangkauan yang diiklankan 15 meter tanpa hambatan, dan saya konsisten mendapatkan jarak 10 meter menembus lantai dan dinding.
Konektivitas dual perangkat berjalan mulus antara iPhone dan iPad. Untuk perangkat Android, Google Fast Pair memungkinkan koneksi satu sentuhan.
Latensi sangat rendah dalam mode normal dan cukup untuk menonton video. Mode latensi rendah tersedia, namun hanya gamer paling pemilih yang membutuhkannya.
Suara
Clip 2 menggunakan teknologi 3D Surround Sound dan BassSurge™ dengan driver titanium dual-magnetik 12mm serta port suara elips yang didesain ulang.
Mendukung audio Hi-res dan codec SBC, AAC, serta LDAC.
Karakter suara default cenderung vokal ke depan dengan bass yang redup. Preset bass boost di aplikasi Earfun membuat suara menjadi netral, memberikan bass yang jernih dan presisi.