Selama bertahun-tahun, anggapan umum tentang RAM ponsel adalah 4GB cukup, 6GB nyaman, dan 8GB sudah lebih dari cukup.
Namun, pada tahun 2026, angka tersebut bergeser.
>>> Pasar Ponsel Eropa Tumbuh 2% di Q1 2026, Tapi Diprediksi Anjlok 12% Sepanjang Tahun
Berkat fitur AI on-device dan persyaratan perangkat keras Google yang agresif, jumlah RAM yang benar-benar penting kini adalah 12GB.
Apa Fungsi RAM pada Ponsel?
RAM adalah ruang kerja jangka pendek ponsel. Semakin besar RAM, semakin banyak aplikasi yang bisa berjalan bersamaan tanpa perlu memuat ulang.
Untuk penggunaan sehari-hari, 8GB masih sangat memadai. Google sendiri menetapkan RAM minimal 6GB untuk menjalankan layanan Android secara penuh.
Namun, kebutuhan untuk fitur AI generasi terbaru berbeda.
Mengapa 12GB Menjadi Batas Baru
Pada Google I/O 2026, Google mengumumkan Gemini Intelligence. Fitur ini mencakup Rambler (alat suara-ke-teks), Create My Widget, dan otomatisasi lintas-aplikasi.
Semua diproses secara lokal di perangkat.
Untuk menjalankan Gemini Intelligence, ponsel memerlukan RAM minimal 12GB, chipset flagship seperti Snapdragon 8 Elite atau Tensor G5, Gemini Nano v3, dukungan Android AICore, serta komitmen pembaruan OS minimal lima tahun.
Persyaratan RAM 12GB ini 50% lebih tinggi dari Apple Intelligence yang hanya membutuhkan 8GB.
>>> Honor Magic9 Dikabarkan Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Ponsel 2025 Mahal Belum Tentu Mendukung
Pixel 9 Pro dengan RAM 16GB dan chip Tensor G4 tidak memenuhi syarat karena masih menggunakan Gemini Nano v2.
Hal yang sama berlaku untuk Galaxy S25, Z Fold 7, Z Flip 7, dan OnePlus 13.
Google belum mengonfirmasi apakah akan menghadirkan Nano v3 ke perangkat lama melalui pembaruan perangkat lunak.
