Samsung Galaxy A57 langsung populer sebagai pilihan mid-range. Namun, jika anggaran sedikit lebih longgar, Galaxy S25 FE dari tahun lalu layak dipertimbangkan.
Galaxy A57 berada di segmen mid-range, sementara S25 FE mendekati upper mid-range dengan beberapa fitur flagship. Di beberapa pasar, selisih harga keduanya lebih kecil dari perkiraan.
>>> ASUS ROG Zephyrus Duo (2026) Dikabarkan Hadir di India Bulan Depan dengan Dual Layar OLED 3K
Desain dan Layar
Galaxy A57 memiliki dimensi 161.5 x 76.8 x 6.9 mm dan berat 179 gram, lebih tipis dan ringan dibanding S25 FE (161.3 x 76.6 x 7.4 mm, 190 gram).
Keduanya menggunakan Gorilla Glass Victus+ di depan dan belakang dengan bingkai aluminium, serta sertifikasi IP68. Perbedaan hanya pada pilihan warna dan desain modul kamera.
Layar kedua ponsel identik: panel OLED 6,7 inci, resolusi 1080x2340 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan maksimal sekitar 1250 nit.
Tidak ada perbedaan berarti.
Baterai dan Pengisian Daya
Galaxy A57 unggul dalam daya tahan baterai berkat kapasitas 5000 mAh dan chipset yang lebih efisien.
Skor Active Use Score-nya lebih tinggi, terutama untuk web browsing dan streaming video. S25 FE (4900 mAh) lebih baik untuk panggilan 4G.
Keduanya mendukung pengisian cepat 45W: 36% dalam 15 menit, 64% dalam 30 menit, dan penuh sekitar 70 menit.
Hanya S25 FE yang mendukung pengisian nirkabel dan reverse wireless charging.
Performa
Galaxy A57 ditenagai Exynos 1680 (4 nm), sedangkan S25 FE menggunakan Exynos 2400 (4 nm) yang lebih bertenaga.
Dalam benchmark, CPU S25 FE 58% lebih cepat dan GPU 2,5x lebih kuat.
Skor AnTuTu 10 S25 FE mencapai 1.748.449, unggul 74% dari A57 (1.001.995).
