Performa dan Software
Xiaomi Pad 8 Pro unggul signifikan berkat chipset Snapdragon 8 Elite. Dibangun dengan proses 3nm dan dipadukan dengan GPU Adreno 830, chipset ini memberikan performa setara flagship.
Game berat, aplikasi kreatif, dan tugas AI berjalan dengan lancar.
Samsung mengandalkan Exynos 1580 yang merupakan prosesor upper-midrange mumpuni, tetapi tidak bisa menyaingi kekuatan Snapdragon 8 Elite.
Performa harian tetap mulus, meskipun multitasking berat dan gaming lebih berpihak pada Xiaomi.
Samsung memanfaatkan ekosistem software dengan sangat baik. One UI matang, dioptimalkan untuk layar besar, dan bekerja mulus dengan fitur produktivitas Samsung.
Slot microSD menjadi keunggulan praktis bagi pelajar dan profesional yang menangani file besar.
Xiaomi menawarkan opsi penyimpanan lebih cepat, termasuk UFS 4.1, dan mendukung RAM hingga 16GB.
Performa multitasking sangat baik, tetapi kehalusan software dan integrasi ekosistem Samsung memberikan pengalaman seperti desktop.
Untuk performa murni, Xiaomi Pad 8 Pro menang telak.
Untuk pengguna produktif yang sudah berinvestasi di ekosistem Samsung, Galaxy Tab S10 FE+ tetap menjadi alternatif menarik meskipun hardware lebih lambat.
Baterai dan Aksesori
Samsung membawa baterai lebih besar 10.090 mAh, sementara Xiaomi memiliki baterai 9.200 mAh.
>>> OnePlus Nord CE 6 Lite vs Moto G37 Power: Mana yang Lebih Worth It?
Daya tahan nyata diperkirakan kompetitif, meskipun panel 90Hz Samsung yang lebih hemat daya bisa mengimbangi ukuran layar yang lebih besar.
Kecepatan pengisian daya justru dimenangkan Xiaomi. Pengisian 67W secara drastis mengurangi waktu pengisian, sementara Samsung hanya 45W.
Xiaomi juga mendukung reverse charging 22,5W yang praktis.
Kedua tablet mendukung stylus. Pengalaman S Pen Samsung sangat dihormati berkat penyempurnaan software bertahun-tahun dan integrasi mulus dengan perangkat Galaxy.