Kim Seon-tae, mantan pegawai negeri sipil (PNS) di Chungju City Hall, kini dikenal sebagai YouTuber dengan 1,67 juta pelanggan.
Ia memutuskan berhenti dari pekerjaannya pada Februari lalu dan mendapat dukungan luas dari publik.
>>> Ekspor Mie Instan dan Makanan Beku Korea Melonjak Berkat K-content
Kim, yang populer dengan nama 'Chungju Man', membangun basis penggemar dengan gaya video yang tidak biasa.
Ia sering merekam dengan posisi santai, kaki di atas meja, dan menolak mengikuti protokol birokrasi yang kaku.
Kunci Sukses: Menolak Jadi 'Yes-Man'
Dalam bukunya "God of Publicity" (2024), Kim menceritakan awal kariernya yang penuh tekanan.
Ia dipaksa oleh pemerintah provinsi untuk mempromosikan festival seni bela diri lokal, namun video yang ia buat dengan mengikuti prosedur standar justru mendapat sedikit penonton.
Kim menolak menjadi "yes-man". Ia bahkan pernah tidak mengunggah video yang menampilkan menteri dan selebriti karena dianggap tidak lucu.
"Itu tidak memiliki kaitan yang layak untuk YouTube," katanya.
Choi Ji-ho, rekan kerjanya di tim media baru Chungju, mengatakan kesuksesan kanal YouTube kota itu berkat kegigihan Kim.
"Ia membuang video yang tidak lucu, bahkan yang kami syuting di Busan, karena katanya ia tidak bisa kehilangan pelanggannya," ujar Choi.
Transisi ke Konten Kreator Penuh Waktu
Setelah mengundurkan diri, Kim merilis video berjudul "This is Kim Seon-tae" pada Maret yang ditonton 9,59 juta kali.
Video sponsor pertamanya untuk Woori Bank juga melampaui 5 juta penonton.
Alih-alih mendapat kritik karena meninggalkan pekerjaan tetap demi keuntungan komersial, Kim justru mendapat dukungan.
>>> Putri Bintang Basket Lolos ke Final Miss Korea 2025
Komentator menyebut mereka menonton iklan enam menit itu sampai habis, sesuatu yang tidak mereka lakukan untuk bintang papan atas seperti IU atau Jang Won-young.
