Cellist asal Korea Selatan, Kim Tae-yeon, berhasil meraih juara kedua di Kompetisi Queen Elisabeth 2026. Kompetisi bergengsi ini berlangsung di Brussels, Belgia.
Pengumuman pemenang dilakukan pada Sabtu di gedung konser Bozar di ibu kota Belgia tersebut. Kim yang berusia 20 tahun menjadi runner-up.
>>> Bukan Galak Lagi, Kak Ros Ternyata Suka Abang Izham di Upin & Ipin
Juara pertama diraih oleh Ettore Pagano dari Italia. Sementara itu, Leland Ko dari Amerika Serikat dan Kanada menempati posisi ketiga.
Kompetisi Bergengsi
Kompetisi Queen Elisabeth didirikan pada tahun 1937. Kompetisi ini dianggap sebagai salah satu dari tiga kompetisi musik internasional teratas, bersama Kompetisi Chopin dan Tchaikovsky.
Kompetisi ini bergilir setiap tahun antara biola, vokal, cello, dan piano. Tahun ini dikhususkan untuk cello.
Kim terpilih dari 64 finalis yang berasal dari 185 pelamar di seluruh dunia, termasuk lima orang Korea.
Sebanyak 12 peserta melaju ke babak final yang berlangsung dari Selasa hingga Sabtu.
Pada babak final, mereka tampil bersama Belgian National Orchestra. Sebagai finalis termuda, Kim tampil paling akhir.
Ia membawakan karya komisi Fang Man berjudul "Four Odes to the Tidings of Flowers" dan Konserto Cello karya Witold Lutoslawski.
>>> Manis Nostalgia di Konser F*FOREVER Jakarta 2026
Penampilannya mendapat standing ovation karena intensitas dan interpretasinya yang berani.
Atas prestasinya, Kim menerima hadiah sebesar 20.000 euro (sekitar $21.700).
Karier Cemerlang
Kim memulai debutnya pada tahun 2020 melalui Kumho Prodigy Concert.
Ia meraih perhatian internasional setelah menjadi pemenang termuda dan pertama asal Korea di Kompetisi Cello Internasional Witold Lutoslawski 2024.
Dalam kompetisi tersebut, ia juga menyapu bersih beberapa penghargaan khusus, termasuk penghargaan "Grave" untuk penampilan terbaik.
Sejak itu, ia meraih hadiah utama di Kompetisi Cello Internasional Antonio Janigro, Kompetisi Cello Internasional Gustav Mahler, dan Kompetisi Internasional Young Tchaikovsky.
Prestasi terbaru ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain cello muda terkemuka di panggung global.
>>> Xiaomi Mijia Ultra 3HP Resmi Meluncur, AC Pintar yang Dingin dalam 15 Detik
Kim menjadi orang Korea kedua yang memenangkan penghargaan di kompetisi ini setelah Choi Ha-young yang meraih juara pertama pada tahun 2022.
