Honor 600 Pro memiliki baterai 7000mAh, jauh lebih besar dari Xiaomi 17 yang 6330mAh.
Xiaomi merespons dengan pengisian kabel 100W lebih cepat dibanding Honor 80W, sementara keduanya mendukung pengisian nirkabel 50W.
Bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan, Honor terasa lebih praktis. Xiaomi lebih fokus pada pengurangan waktu pengisian.
Xiaomi 17 menang pada performa mentah, Honor 600 Pro unggul pada daya tahan baterai. Secara keseluruhan, Xiaomi memimpin berkat chipset generasi terbaru.
Kamera
Honor 600 Pro memiliki sensor utama 200MP dengan OIS, telefoto 50MP 3,5x optical zoom, dan ultrawide 12MP.
>>> Huawei Mate 90 Series Dikabarkan Dukung Teleconverter Eksternal
Xiaomi 17 menggunakan sistem triple 50MP Leica yang seimbang dengan lensa wide, telefoto, dan ultrawide.
Kamera Honor menekankan resolusi dan jangkauan zoom, cocok untuk pengguna yang sering memotong foto atau menangkap subjek jauh.
Xiaomi fokus pada konsistensi antar lensa, menghasilkan pengalaman pencitraan yang seragam.
Kemampuan video lebih unggul di Xiaomi dengan dukungan perekaman 8K HDR, Dolby Vision, LOG, dan opsi gerak lambat canggih.
Kedua ponsel memiliki kamera selfie 50MP. Xiaomi unggul tipis dengan PDAF dan dukungan HDR10+.
Honor 600 Pro menawarkan spesifikasi kamera lebih kuat di atas kertas, namun Xiaomi 17 memberikan paket kamera lebih lengkap berkat tuning Leica, fitur video superior, dan konsistensi lebih baik.
Harga
Honor 600 Pro dibanderol sekitar $750 (Rp65.000), sedangkan Xiaomi 17 sekitar $1000 (Rp90.000). Selisih sekitar $250 cukup signifikan dan menempatkan Xiaomi di kategori premium lebih tinggi.
Honor memberikan performa flagship, baterai besar, build quality premium, pengisian nirkabel, dan kamera 200MP dengan harga jauh lebih rendah.
Ini menjadikannya salah satu flagship dengan nilai terbaik.