Samsung dilaporkan tengah mengeksplorasi teknologi pendingin cair aktif yang biasanya digunakan pada smartphone gaming. Teknologi ini diteliti sebagai solusi untuk mengatasi masalah panas pada perangkat flagship masa depan.
Perusahaan membentuk tim riset khusus yang dipimpin oleh Production Technology Research Institute.
>>> CHUWI CoreBook Air: Laptop Ringan dengan Performa Intel Lunar Lake dan AI Copilot+
Tim ini bertugas mengevaluasi berbagai sistem pendingin, mulai dari pendinginan udara hingga cairan, untuk diaplikasikan pada perangkat mendatang.
Pendingin Cair Aktif untuk Performa Maksimal
Berbeda dengan vapor chamber yang umum digunakan, sistem pendingin cair aktif yang dikaji Samsung menggunakan loop tertutup.
Cairan pendingin diedarkan secara kontinu di dalam perangkat untuk menyerap dan membuang panas lebih efisien.
Teknologi ini berpotensi menjaga suhu chipset tetap stabil saat menjalankan tugas berat seperti bermain game, pengeditan video, atau fitur AI langsung di smartphone.
>>> Jam Casio Terbaik 2026: Retro Stylish dan Harga Bersahabat
Dengan demikian, performa perangkat dapat dipertahankan optimal tanpa throttling akibat panas.
Tantangan Sistem Pendingin Udara
Selain pendingin cair, Samsung juga mengkaji sistem pendinginan udara aktif.
Namun, penggunaan kipas atau ventilasi udara membawa kendala seperti potensi masuknya debu dan air yang dapat merusak perangkat, serta suara bising yang mengganggu kenyamanan.
>>> Edifier Hecate G3 Max Base Edition Hadir dengan Dock Multifungsi dan RGB
Oleh karena itu, meskipun pendinginan udara menjadi opsi, teknologi pendingin cair aktif dianggap lebih menjanjikan untuk smartphone flagship yang mengedepankan desain dan ketahanan.
