Di sebuah kawasan industri di pinggiran Beijing, lengan robot humanoid mengambil sebungkus keripik dan menatanya di rak.
Adegan ini adalah bagian dari upaya China mengirimkan ribuan robot ke seluruh dunia untuk belajar menjadi manusia.
>>> Jadwal Pendaftaran CPNS 2026: Perkiraan, Syarat, dan Cara Daftar
China kini mengerahkan lebih banyak robot humanoid dibandingkan sebelumnya, dengan kecepatan lebih tinggi daripada Amerika Serikat. Robot-robot itu dikirim ke pusat logistik, pabrik baterai, dan lokasi industri lainnya.
Startup China mulai meluncurkan mesin tercanggih mereka ke seluruh dunia untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar.
Data itu diharapkan mendorong pengembangan robot yang lebih cerdas dan lebih mirip manusia.
Dukungan Pemerintah dan Investasi
Presiden Xi Jinping mengandalkan industri robotika untuk mengungguli AS dalam perlombaan teknologi global. Keunggulan manufaktur China dan manajemen rantai pasok yang baik menempatkan negara ini pada posisi strategis.
>>> 5 HP Terbaik untuk Driver Ojol 2026, Baterai Awet, GPS Akurat, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Investor terus menyalurkan dana ke perusahaan yang mengembangkan kecerdasan buatan untuk robot, yang dikenal sebagai embodied intelligence.
Raksasa teknologi seperti Alibaba dan Xiaomi juga turut bersaing dengan model mereka sendiri.
Setelah Unitree Robotics menarik perhatian dengan gerakan kung fu dari model G1, industri robot humanoid China kini beralih dari aspek fisik ke aspek kognitif.
>>> Riuh Kelangkaan BBM Pertalite, Mitigasi Pertamina Dipertanyakan
Fokus utama adalah mengembangkan otak robot yang lebih pintar.

