Jakarta, CNN Indonesia -- Susanti menjadi salah satu karakter yang menarik perhatian dalam serial animasi Upin & Ipin. Ia merupakan satu-satunya murid asal Indonesia di Tadika Mesra.
Kehadiran Susanti sejak debutnya pada 2007 berhasil memikat penonton Tanah Air. Banyak penggemar yang penasaran dengan latar belakang kepindahannya ke Malaysia.
>>> BTS Rayakan 13 Tahun Debut dengan BTS FESTA dan Konser di Busan
Alasan Pindah ke Malaysia
Alasan utama Susanti pindah ke Malaysia adalah pekerjaan ayahnya. Sang ayah, seorang insinyur asal Jakarta, mendapatkan kontrak kerja di Malaysia.
Ia harus memboyong keluarganya dan menyekolahkan Susanti di Tadika Mesra. Karakter Susanti pertama kali muncul pada musim ketiga dalam episode Berpuasa Bersama Kawan Baru sebagai murid pindahan.
Latar belakang pekerjaan sang ayah sempat menjadi motor penggerak plot emosional pada Musim 16.
Dalam episode Temanku Susanti, ia sempat pamit dan memberikan surat pengunduran diri karena kontrak kerja ayahnya berakhir.
Hal itu membuat Cikgu Melati dan teman-temannya di Tadika Mesra dirundung kesedihan. Namun, kisah tersebut berakhir bahagia setelah ayah Susanti mendapatkan perpanjangan kontrak.
Mereka batal kembali ke Indonesia dan memutuskan menetap di Malaysia.
Alasan di Balik Layar
Secara teknis di luar jalinan cerita, kehadiran Susanti sengaja dirancang pihak studio produksi. Dalam buku Bila Atok Ranggi Berbicara karya Haji Burhanuddin Md.
Radz selaku pendiri Les' Copaque, dijelaskan Susanti diciptakan sebagai bentuk apresiasi atas populernya Upin & Ipin di Indonesia.
>>> Haenam County Sulap Lokasi Syuting Film 'Hope' Jadi Wisata Retro
"Ketika Upin & Ipin semakin populer di Indonesia, Atok ingin menghadirkan karakter anak Indonesia sebagai teman mereka," tulis Haji Burhanuddin.
"Namun, Atok ingin karakter tersebut berasal dari keluarga ekspatriat, bukan dari latar belakang Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI)."
Proses produksi karakter ini juga menyimpan cerita unik.
Tim produksi sempat kesulitan mencari pengisi suara staf asal Indonesia hingga hampir menggunakan jasa petugas kebersihan kantor bernama Kak Su.
Demi menjaga kualitas bagi penggemar Indonesia, pihak studio akhirnya memilih staf internal dengan bimbingan pelafalan dari Kak Su.
Kini karakter Susanti telah sepenuhnya disuarakan oleh orang Indonesia asli.
Dalam serialnya, Susanti terus tampil ikonis sebagai anak berambut pendek dengan jepit bunga yang mahir teknologi.
>>> Dua Lipa dan Callum Turner Resmi Menikah di London
Ia tetap menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti oleh teman-temannya di Kampung Durian Runtuh.