unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Backrooms Debut Impresif di Box Office, Raup Rp1,45 Triliun

Backrooms Debut Impresif di Box Office, Raup Rp1,45 Triliun

Backrooms Debut Impresif di Box Office, Raup Rp1,45 Triliun
Poster film Backrooms bergaya horor psikologis
A A Ukuran Teks16px

Film horor psikologis fiksi ilmiah Backrooms mencatatkan pembukaan impresif di box office Amerika Utara.

Film debut sutradara Kane Parsons ini meraup US$81,4 juta (Rp1,45 triliun) di pasar domestik pada akhir pekan perdananya.

>>> Vivo X Fold 6 Bocor: Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh Siap Menggebrak

IN2

Angka tersebut langsung menempatkan Backrooms di posisi puncak box office.

Di pasar internasional, film ini mendulang US$36,5 juta. Total perolehan global mencapai US$118 juta.

Pencapaian itu terbilang fantastis mengingat bujet produksi hanya US$10 juta.

in2

Menurut Variety, Backrooms menjadi salah satu film paling menguntungkan tahun ini.

Parsons telah mulai mempertimbangkan ide untuk menjadikan Backrooms sebagai waralaba, meskipun sekuelnya belum diumumkan.

Rekor Baru untuk A24

Backrooms memecahkan rekor pendapatan akhir pekan pembukaan terbesar untuk A24. Rekor sebelumnya dipegang oleh Civil War (2024).

Film ini juga menempati peringkat debut terbesar dalam sejarah untuk film horor orisinal.

Selain itu, Backrooms menjadi awal terbaik untuk seorang pembuat film pemula dalam film non-waralaba. Parsons kini menjadi sutradara termuda yang memiliki film nomor 1 di box office.

Fenomena Media Sosial dan Salam Bahasa Indonesia

Backrooms menjadi perbincangan di media sosial. Salah satunya terkait dugaan penggunaan rekaman suara salam berbahasa Indonesia dari Ilyas Harus.

>>> Alienware AW3926QW: Monitor OLED 39 Inci 5K dengan RGB Stripe Tandem

Rekaman itu terdapat dalam The Golden Records yang diluncurkan NASA pada 1977.

Film ini diangkat dari serial web Parsons dan terinspirasi dari creepypasta bertajuk sama.

Ceritanya mengikuti seorang pemilik toko furnitur bernama Clark (Chiwetel Ejiofor). Ia menemukan pintu rahasia di bawah tokonya yang membawanya ke ruangan tak berujung.

Clark kemudian menghilang. Terapisnya, Mary (Renate Reinsve), menjelajah ke tempat tak diketahui untuk menyelamatkannya.

Obsession Jaga Momentum

Di pekan ketiga penayangannya, film Obsession juga mencatatkan pendapatan positif. Film di posisi kedua ini meraup US$26,4 juta di pasar domestik.

Total perolehan domestik Obsession mencapai US$104,7 juta. Di pasar internasional, film ini mendulang US$43,2 juta.

Capaian global Obsession mencapai US$148 juta dari bujet hanya US$1 juta.

Menurut analis Jeff Bock dari Exhibitor Relations, fenomena Backrooms dan Obsession yang dipenuhi penonton Gen Z menjadi catatan sejarah.

"Ini seharusnya memberdayakan industri. Ada penonton baru, dan mereka menunggu konten seperti ini," kata Bock.

>>> Nial Horan Senang Sempat Habiskan Waktu dengan Liam Payne

"Kita tahu film horor indie sedang populer, tetapi kita tidak tahu seberapa populernya. Film ini bahkan bersaing dengan film-film blockbuster musim panas."

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru