Mendapatkan nutrisi penting seperti vitamin, zat besi, folat, dan serat makanan dari makanan utuh umumnya dianggap lebih baik daripada dari suplemen, menurut para ahli kesehatan.
Makanan tidak hanya mengandung nutrisi individu, tetapi juga berbagai senyawa bioaktif yang bekerja sama untuk mendukung kesehatan.
>>> Aktris India Priyanka Mohan Ditunjuk sebagai Duta Kehormatan Pariwisata Korea
Misalnya, jeruk menyediakan vitamin C bersama serat dan flavonoid, sementara bayam mengandung zat besi, folat, vitamin K, dan antioksidan.
Komponen-komponen ini dapat memiliki efek sinergis yang meningkatkan penyerapan dan pemanfaatan nutrisi.
Beberapa nutrisi juga lebih efisien digunakan oleh tubuh ketika dikonsumsi dalam bentuk makanan.
Tidak seperti suplemen yang sangat terkonsentrasi dan dapat dikonsumsi berlebihan, makanan utuh memiliki risiko asupan berlebih yang lebih rendah.
Berdasarkan informasi dari Healthline dan sumber lainnya, berikut beberapa makanan yang mengandung nutrisi lebih tinggi daripada banyak suplemen multivitamin.
Paprika Kuning
Paprika kuning adalah salah satu sumber vitamin C terkaya, nutrisi penting yang tidak dapat disimpan tubuh karena larut dalam air.
Asupan rutin sangat penting.
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan skurvi yang menyebabkan kelelahan, ruam kulit, nyeri otot, dan pendarahan.
Asupan vitamin C yang cukup mendukung fungsi kekebalan tubuh, membantu mengurangi kerusakan DNA, dan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Satu paprika kuning besar seberat sekitar 186 gram menyediakan sekitar 75 hingga 90 miligram vitamin C — sekitar 600 persen dari asupan harian yang direkomendasikan dan tiga hingga empat kali lebih banyak dari jeruk.
Rumput Laut
Hampir sepertiga populasi dunia diyakini memiliki asupan yodium yang tidak mencukupi.
Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan tiroid pada orang dewasa dan dapat mengganggu perkembangan kognitif pada anak-anak jika terjadi selama kehamilan.