unique visitors counter
⌂ Beranda News Dari Perusahaan Hemat ke Pemain AI: Micron Tembus Kapitalisasi Rp16.000 Triliun

Dari Perusahaan Hemat ke Pemain AI: Micron Tembus Kapitalisasi Rp16.000 Triliun

Dari Perusahaan Hemat ke Pemain AI: Micron Tembus Kapitalisasi Rp16.000 Triliun
Chip memori Micron untuk kecerdasan buatan
A A Ukuran Teks16px

Micron Technology mencapai kapitalisasi pasar US$1 triliun, melonjak dari sekitar US$100 miliar setahun lalu.

Lonjakan ini bukan karena kebiasaan hemat perusahaan, melainkan dorongan dari Nvidia yang membawanya ke pusat ledakan AI.

>>> Dari Perusahaan Hemat ke Pemain AI: Micron Tembus Kapitalisasi Rp 16.000 Triliun

IN2

Selama puluhan tahun, perusahaan yang berbasis di Idaho ini bertahan dengan membangun pabrik dengan anggaran ketat, menggunakan peralatan bekas, dan menghindari taruhan teknologi mutakhir.

Disiplin itu membantunya bertahan dari siklus naik-turun yang brutal dan mengungguli pesaing, menjadikannya satu dari tiga pemasok global bersama Samsung Electronics dan SK hynix.

Namun, pendekatan yang menganggap chip memori sebagai komoditas itu bertentangan dengan visi Nvidia untuk AI.

in2

Tiga tahun lalu, CEO Nvidia Jensen Huang bertemu dengan bos Micron Sanjay Mehrotra dan menjelaskan bagaimana ia memperkirakan pasar memori akan berkembang, kata Huang dalam wawancara media bulan lalu.

Huang sejak lama bertaruh bahwa memori, bukan hanya prosesor, akan menjadi hambatan kritis bagi AI, memaksa pemasok seperti Micron untuk memikirkan ulang teknologi dan pengeluaran.

“Saya sangat bersyukur Micron dan Nvidia benar-benar menyelaraskan peta jalan kami,” kata Huang.

Seiring Nvidia dan pemimpin AI lainnya merancang ulang pusat data, memori beralih dari komponen komoditas menjadi chip memori bandwidth tinggi (HBM) yang disesuaikan dengan prosesor tertentu.

Chip ini dirancang bersama untuk pelanggan, membuat penawaran Micron untuk Nvidia berbeda dari yang dijual ke Advanced Micro Devices atau lainnya.

Chip Micron kini terintegrasi erat dalam sistem AI, termasuk platform Vera Rubin milik Nvidia yang akan datang.

Penyelarasan itu mengubah lintasan Micron, membawanya ke kesepakatan jangka panjang dengan margin lebih tinggi dan memberi investor kepercayaan lebih besar pada pendapatannya.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru