Backrooms berhasil mencatatkan debut terbesar dalam sejarah untuk film horor orisinal.
Film horor psikologis ini melampaui seluruh ekspektasi box office dengan meraup US$81 juta di pasar domestik serta US$118 juta secara global pada akhir pekan perdananya.
>>> Xiaomi Luncurkan Redmi Pad 2 dan Headphone Neo untuk Gen Z
Pendapatan debut fantastis tersebut sangat menguntungkan rumah produksi A24 dan Chernin Entertainment. Keduanya menggarap Backrooms dengan anggaran sekitar US$10 juta.
Debut Terbesar A24
Analis Jeff Bock dari Exhibitor Relations mengatakan tidak ada yang memperkirakan film ini akan dibuka dengan pendapatan di atas US$80 juta.
Ia menambahkan bahwa obsesi besar terhadap mitologi Backrooms menghasilkan akhir pekan pembukaan sebesar film-film Marvel.
Kesuksesan itu menjadikan Backrooms sebagai film dengan debut terbesar sepanjang sejarah A24.
Angka debut Backrooms lebih dari tiga kali lipat rekor yang sebelumnya dipegang film thriller Civil War (2024) karya Alex Garland yang debut dengan pendapatan US$25,5 juta.
Sutradara Termuda di Puncak Box Office
Kesuksesan debut Backrooms sekaligus menjadikan Kane Parsons sebagai sutradara termuda yang berhasil memiliki film peringkat pertama di box office.
YouTuber itu mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Josh Trank, yang berusia 27 tahun ketika film Chronicle (2012) debut di posisi pertama dengan pendapatan US$22 juta.
Kane Parsons termasuk dalam kreator YouTube yang berhasil menembus arus utama dengan membawa basis penggemar online mereka yang sangat besar ke kursi bioskop.
Film horor dengan konsep liminal spaces ini mematahkan kekhawatiran Hollywood bahwa penonton muda alias Gen Z tidak terbiasa menonton film di bioskop.
Backrooms membuktikan bahwa penonton muda mendominasi kursi penonton dengan hampir 85 persen penonton berusia di bawah 35 tahun, dan 50 persen berusia 25 tahun atau lebih muda.
