Jazz Gunung Indonesia 2026 akan digelar dalam dua rangkaian festival, yaitu di Gunung Slamet dan Gunung Bromo.
Acara ini mengusung tema Jazztination yang memadukan musik jazz dengan wisata alam pegunungan Indonesia.
>>> Indonesia Luncurkan Domain .ai.id untuk Kedaulatan Digital AI
Jadwal dan Lokasi
Rangkaian pertama adalah Jazz Gunung Slamet yang akan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas.
Selanjutnya, Jazz Gunung Bromo dimulai pada 18 Juli di Seruni Point, dengan puncak acara pada 24 dan 25 Juli di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo.
Lineup Musisi
Founder Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono, menegaskan bahwa festival ini akan menampilkan minimal 80 persen musisi jazz asli.
Untuk Jazz Gunung Slamet, deretan musisi yang tampil antara lain Amelia Ong, Emptyyy, Kevin Yosua Big 6 feat.
Gracy Tamangendar, Mocca, dan NonaRia.
>>> Asus Luncurkan Zenbook 14 Copilot AI dengan Tiga Pilihan Prosesor
Sementara itu, Jazz Gunung Bromo menghadirkan musisi lintas negara seperti Cait Lin dari Taiwan, Simone Prattico dari Italia, dan Watchdog dari Prancis.
Selain itu, ada Indra Lesmana feat. Eva Celia dan Teza Sumendra, Isyana Sarasvati, Kevin Yosua Big 6 feat.
Nesia Ardi, Littlefingers, Ring of Fire feat. Simone Prattico dan Sri Hanuraga, serta Plutato feat.
Cait Lin.
Harga Tiket
Tiket Jazz Gunung 2026 sudah tersedia secara online. Untuk Jazz Gunung Slamet, tiket reguler dijual Rp450 ribu dan VIP Rp600 ribu.
>>> 3 Trik Aman Mendapatkan Diamond Free Fire Gratis Tanpa Risiko Banned
Sementara tiket Jazz Gunung Bromo terbagi dalam tiga kategori: 1 Day Pass mulai Rp700 ribu (tribune), Rp1,6 juta (VIP), dan Rp3,1 juta (VVIP); 2 Day Pass mulai Rp1,5 juta (tribune), Rp2,5 juta (VIP), dan Rp5,1 juta (VVIP); serta tiket Before Sunset Rp400 ribu (1 Day Pass) dan Rp700 ribu (2 Day Pass).