Pameran bertajuk "Gifts and Records: 140 Years of Korea-France Friendship" di Museum Istana Nasional Korea di Seoul menawarkan kesempatan langka untuk melihat jejak hubungan bilateral selama 140 tahun.
Pameran ini menampilkan berbagai hadiah diplomatik yang dipertukarkan antara para pemimpin kedua negara.
>>> Ridi Catat Lonjakan Volume Transaksi Web Novel Fantasi 50 Kali Lipat
Dari sekian banyak koleksi, lima benda menonjol sebagai simbol visual hubungan Korea-Prancis yang penuh dinamika. Berikut adalah lima benda yang wajib dilihat.
Botol Anggur dari Bangkai Kapal
Salah satu benda paling menarik adalah botol tembikar cokelat berisi alkohol. Tembikar ini kini disimpan di Museum Keramik Nasional Sevres, Prancis.
Botol tersebut terkait dengan bangkai kapal di lepas pantai Shinan, Provinsi Jeolla Selatan, pada tahun 1851.
Peristiwa itu menunjukkan adanya kontak tatap muka puluhan tahun sebelum invasi Prancis ke Pulau Ganghwa tahun 1866 dan Perjanjian Persahabatan dan Perdagangan tahun 1886.
Menurut catatan sejarah, kapal penangkap ikan paus Prancis, Narval, terdampar di pantai Korea setelah dihantam badai.
Dua puluh sembilan pelaut diselamatkan oleh pejabat setempat di Naju, yang memberi mereka makanan dan perlindungan.
Charles de Montigny, konsul Prancis di Shanghai, kemudian menjemput para kru dan mengantar mereka ke Makau.
Sebelum berangkat, pejabat Korea dan pelaut Prancis dilaporkan berbagi minuman, menuang makgeolli dan sampanye Prancis dalam lingkaran yang sama.
Montigny dipercaya menerima botol itu sebagai kenang-kenangan dan membawanya ke Prancis, yang akhirnya masuk ke koleksi Sevres.
Salinan Asli Perjanjian Persahabatan dan Perdagangan
Pameran beralih dari pertemuan informal ke kelahiran resmi hubungan bilateral dengan dokumen perjanjian tahun 1886 dan ratifikasinya tahun 1887.