unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Infinix India Ditinggal CEO di Tengah Penurunan Pengiriman

Infinix India Ditinggal CEO di Tengah Penurunan Pengiriman

Infinix India Ditinggal CEO di Tengah Penurunan Pengiriman
Ilustrasi Infinix India kehilangan CEO di tengah penurunan pasar
A A Ukuran Teks16px

Infinix India tengah menghadapi masa sulit. Kabarnya, terjadi perubahan kepemimpinan signifikan di tengah melambatnya pengiriman ponsel pintar.

Menurut laporan Digit, merek ini sedang menjalani restrukturisasi internal. Jadwal peluncuran produk juga dikurangi karena tekanan di pasar ponsel India yang kompetitif.

>>> Konservasi Candi Borobudur Manfaatkan Drone 360 Spasial

IN2

Kepergian CEO Infinix India

Anish Kapoor, yang memimpin operasional Infinix India, dikabarkan akan meninggalkan perusahaan.

Sumber industri menyebut Kapoor mungkin telah mengundurkan diri awal tahun ini dan tidak lagi terkait dengan merek tersebut.

Baik Infinix maupun perusahaan induk Transsion Holdings belum mengonfirmasi secara resmi. Namun, sumber menyebut perbedaan strategi antara tim India dan pimpinan di China mungkin menjadi penyebabnya.

in2

Ketidakpastian ini juga memicu perpindahan karyawan di beberapa departemen. Sejumlah anggota tim produk dan pemasaran dilaporkan bergabung dengan merek pesaing.

Meskipun operasional harian berjalan normal, situasi ini memengaruhi peta jalan produk. Antara Januari hingga Mei 2026, Infinix hanya meluncurkan sedikit ponsel pintar dibanding periode yang sama tahun lalu.

>>> Xiaomi 18 Pro Dikabarkan Miliki Layar Belakang Lebih Besar

Tekanan Pangsa Pasar dan Pengiriman

Analis industri meyakini lambatnya peluncuran mencerminkan penyesuaian portofolio, tekanan finansial, dan kenaikan biaya komponen. Tantangan ini sangat terasa di segmen ponsel murah dengan margin tipis dan persaingan ketat.

Data pasar menunjukkan Infinix mengirim sekitar 2,9 juta ponsel di India sepanjang 2025. Namun, pengiriman turun menjadi sekitar 500.000 unit antara Januari dan April 2026.

Pangsa pasar Infinix juga menurun dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini mencerminkan tantangan yang lebih luas bagi bisnis ponsel Transsion di India.

Meski tetap kuat di pasar internasional, terutama Afrika, prospek Transsion di India masih tidak pasti.

>>> Vivo X Fold 6 Dikabarkan Bawa Baterai 6.900mAh, Terungkap dari Sertifikasi 3C

Analis memperkirakan tekanan akan berlanjut sepanjang 2026, menjadikan stabilitas kepemimpinan dan strategi produk sebagai faktor kunci pertumbuhan Infinix ke depan.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru