unique visitors counter
⌂ Beranda News Dilema Suku Bunga The Fed di Tengah Konflik Timur Tengah

Dilema Suku Bunga The Fed di Tengah Konflik Timur Tengah

Dilema Suku Bunga The Fed di Tengah Konflik Timur Tengah
Ilustrasi: Dilema Suku Bunga The Fed di Tengah Konflik Timur Tengah
A A Ukuran Teks16px

Para pejabat Federal Reserve (The Fed) bersiap menghadapi rapat kebijakan pekan ini dengan tekanan inflasi yang kembali menguat.

Kondisi ini membuat keputusan suku bunga menjadi sangat sulit dan memicu perdebatan di antara para pengambil kebijakan.

>>> Residivis Narkoba di Serang Ditangkap Lagi, Nekat Edarkan Sabu karena Terlilit Utang

Ketegangan yang kembali memuncak di Timur Tengah mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Situasi ini mengaburkan data indeks harga konsumen (IHK) Juni yang sebenarnya lebih rendah dari perkiraan dan sempat memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga.

Selain faktor geopolitik, lonjakan permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) serta pengumuman tarif baru oleh pemerintahan Donald Trump turut mempengaruhi prospek inflasi.

Para pengamat The Fed melihat potensi perbedaan pendapat pada rapat 28-29 Juli jika suku bunga kembali dipertahankan.

Dalam beberapa hari terakhir, investor meningkatkan taruhan bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga pada rapat pekan ini.

>>> Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Bervariasi, Paling Mahal Rp2.275.000 per Gram

Peluang kenaikan sempat mendekati 40% pada pekan lalu.

Kekhawatiran Investor Obligasi

Alex Payne, manajer portofolio senior di Vanguard, mengatakan bahwa konflik di Timur Tengah semakin memanas dan risiko kenaikan harga minyak yang signifikan meningkat.

"Pasar sedang menyesuaikan diri dengan risiko inflasi yang berpotensi sedikit lebih persisten akibat isu geopolitik ini," ujarnya.

Ekspektasi kenaikan suku bunga juga tercermin dari kekhawatiran investor obligasi.

>>> Profil Perry Warjiyo: Dilantik Era Jokowi, Mundur di Era Prabowo

Mereka cemas bahwa The Fed mungkin akan menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga energi dan kebijakan tarif.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot