unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Tambah 162.000 Lapangan Kerja pada Agustus, Inflasi Kembali Jadi Sorotan
News

AS Tambah 162.000 Lapangan Kerja pada Agustus, Inflasi Kembali Jadi Sorotan

Ilustrasi pasar tenaga kerja AS dengan grafik dan pekerja
AS Tambah 162.000 Lapangan Kerja pada Agustus, Inflasi Kembali Jadi Sorotan
A A Ukuran Teks16px

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan pemulihan pada Agustus dengan penambahan 162.000 lapangan kerja, melampaui ekspektasi para analis.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan tingkat pengangguran tetap stabil di angka 4,1 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan 65.000 yang diharapkan para ekonom dalam jajak pendapat FactSet.

Revisi data Departemen Tenaga Kerja juga menunjukkan perbaikan, dengan penambahan 55.000 lapangan kerja untuk periode Juni dan Juli.

Pada Juli, pengusaha menciptakan 21.000 lapangan kerja, sementara laporan awal menyebutkan adanya pengurangan 23.000.

Respons Pemerintah dan Fokus pada Inflasi

Dua bulan menjelang pemilihan paruh waktu, Presiden Donald Trump menyambut baik laporan ketenagakerjaan yang kuat pada Jumat.

Dalam unggahan media sosial, Trump menulis, "Angka pekerjaan yang bagus baru saja diumumkan, melampaui semua perkiraan (kecuali perkiraan saya!

) dua kali lipat dan tiga kali lipat - Dan Anda belum melihat apa-apa!"

Namun, inflasi telah mendominasi percakapan tahun ini, baik di kalangan bisnis maupun rumah tangga.

Para pemilih semakin frustrasi dengan biaya yang lebih tinggi, terutama harga bahan bakar yang mencapai rekor sejak AS dan Israel menyerang Iran pada akhir Februari.

Kenaikan upah yang minim membuat harga yang melonjak semakin terasa menyakitkan bagi banyak orang.

Upah rata-rata per jam naik 3,1 persen dari tahun sebelumnya, kenaikan tahunan terlemah sejak Mei 2021.

Sektor yang Tumbuh dan Tantangan Tenaga Kerja

Restoran dan bar menambah 59.000 pekerjaan bulan lalu, perusahaan konstruksi 22.000, dan manufaktur 16.000.

Pekerjaan pabrik naik 58.000 sejak mencapai titik terendah pada Desember, menurut catatan Departemen Tenaga Kerja.

📰 Update Terbaru