Mantan anggota grup K-pop AOA, Jimin, berbagi cerita tentang tekanan emosional yang ia alami menjelang perilisan musik barunya.
Pada Selasa, penyanyi bernama asli Shin Ji-min itu mengunggah tulisan jujur di media sosial. Ia mengaku mengalami masa sulit dalam beberapa pekan terakhir.
>>> Ariana Grande dan Ethan Slater Putus setelah 3 Tahun Pacaran
"Akhirnya hanya tersisa satu hari lagi hingga perilisan," tulisnya. "Selama sekitar sebulan, saya berantakan.
Saya tidak bisa menjelaskan diri saya di sini atau di sana, dan saya menjadi orang paling sensitif di dunia."
Jimin mengaku minum alkohol setiap malam selama sebulan terakhir agar bisa tidur. Padahal, ia biasanya tidak bisa minum banyak.
"Obat tidak bisa menyelesaikannya," katanya.
Ia juga mengaku menangis setelah menyelesaikan video musik dan melewati proses review. "Saya tidak tahu berapa banyak saya menangis selama 20 menit itu," tulisnya.
"Saya berjanji pada diri sendiri tidak akan pernah menggigit tangan saya lagi karena kualitas hidup saya sangat menurun, tapi sebelum saya sadar, saya melakukannya lagi.
>>> Lebih dari 500 Ribu ARMY Ikut War Presale Tiket Konser BTS Jakarta
Saya bahkan tidak tahu mengapa saya menangis sepanjang hari."
Jimin juga menyentuh kesulitan mengerjakan proyek sendirian. Ia membuka diri tentang dampak komentar jahat yang diterimanya.
"Apa bedanya jika lagunya bagus, video musiknya bagus, atau jaketnya bagus?" tulisnya.
"Banyak orang membenci saya. Bahkan teman terdekat saya mendapat komentar jahat hanya karena dekat dengan saya."
Jimin debut pada 2012 sebagai leader AOA. Grup ini populer dengan lagu seperti "Miniskirt," "Heart Attack," dan "Like a Cat."
>>> 5 Poin Ruben Onsu Buka Suara: Nafkah Rp200 Juta hingga Ngondek
Ia meninggalkan grup pada 2020 setelah mantan anggota Kwon Mina membuat serangkaian tuduhan terhadapnya. Sejak itu, Jimin berkarier sebagai solois.