Garmin meluncurkan fitur baru bernama Gear Tracking yang terintegrasi dalam cycling computer seri Edge. Fitur ini dirancang untuk membantu pesepeda memantau kondisi komponen sepeda secara lebih presisi.
Gear Tracking bekerja secara otomatis mencatat jarak tempuh, durasi penggunaan, dan estimasi usia pakai setiap komponen.
>>> Samsung Galaxy Tab Active6 Bocor, Usung Koneksi 5G dan Siap Meluncur 2027
Pemantauan tidak hanya berlaku untuk sepeda secara keseluruhan, tetapi juga spesifik pada masing-masing suku cadang seperti rantai, kaset, ban, dan pedal.
Cara Kerja Gear Tracking
Setiap kali pengguna memulai aktivitas bersepeda dengan perangkat Edge, sistem secara otomatis mencatat penggunaan pada komponen yang telah didaftarkan.
Pencatatan meliputi total jarak, waktu penggunaan, dan jumlah hari sejak komponen dipasang.
Proses ini berjalan di latar belakang tanpa perlu konfigurasi rumit sebelum gowes.
Data penggunaan terakumulasi dan tersinkronisasi dengan aplikasi Garmin Connect di ponsel, tempat pengguna dapat melihat detail kesehatan setiap komponen.
>>> SeeLight S1: Robot Humanoid China yang Bisa Cuci Piring, Tapi Butuh 10 Menit untuk Lipat 1 Kaos
Pengaturan awal dilakukan secara manual dengan menambahkan profil gear, seperti sepatu lari, sepeda gunung, atau road bike. Setelah itu, sistem akan bekerja mengikuti aktivitas harian pengguna.
Mencegah Kerusakan Akibat Komponen Aus
Fitur ini memberikan peringatan dini saat komponen mendekati batas usia pakainya.
Hal ini penting karena rantai yang aus tidak hanya mengurangi efisiensi kayuhan, tetapi juga dapat mengikis gigi pada kaset atau cassette sprocket di roda belakang.
Biaya penggantian kaset, terutama untuk komponen kelas atas, jauh lebih mahal daripada harga rantai baru.
>>> Nomad Luncurkan AirTag Kartu Kredit dan MagSafe Edisi Stellar Orange
Dengan memantau usia rantai secara digital, pengguna dapat menggantinya tepat waktu sebelum efek destruktif merembet ke komponen lain yang lebih mahal.