Insta360 resmi meluncurkan Luna Ultra, kamera saku profesional berbasis gimbal yang dirancang untuk content creator.
Perangkat ini menjadi lompatan besar bagi perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan kamera 360 derajat.
>>> G-Shock DW5600 Kolaborasi Toyo Tires Usung Desain Ban Proxes Sport R
Dibanderol USD 769,99 atau sekitar Rp11,6 juta, Luna Ultra langsung menjadi pesaing berat DJI Osmo Pocket 4.
Kamera ini menawarkan spesifikasi tinggi dalam bodi ringkas.
Fitur Unggulan: Layar OLED yang Bisa Dilepas
Inovasi utama Luna Ultra adalah layar OLED 2 inci yang dapat dilepas. Layar ini berfungsi sebagai remote control nirkabel dengan jangkauan hingga 20 meter.
Dengan fitur ini, kreator bisa memantau dan mengatur framing dari jarak jauh tanpa perlu monitor eksternal. Layar otomatis beralih antara orientasi potret dan lanskap.
Dual Lensa Leica Summicron dan Video 8K
Luna Ultra dibekali dual lensa Leica Summicron yang mampu merekam video 8K pada 30fps. Kolaborasi dengan Leica memastikan kualitas optik sinematik.
>>> Mode Apex Baru di MSI Raider 16 Max: Performa Meningkat, Opsi Makin Rumit
Kamera ini hadir dalam dua varian warna: Cosmic Black dan Stellar White, dengan bobot 235 gram.
Bobot ini sedikit lebih berat dari kompetitor, tetapi wajar karena adanya lensa kedua dan modul layar.
Insta360 menyasar solo creator seperti vlogger, jurnalis lapangan, dan pembuat film pendek yang membutuhkan kontrol penuh tanpa asisten.
Dengan layar detachable, pengguna bisa memasang kamera di tripod rendah dan tetap memantau bidikan dari kejauhan.
>>> Intel Pakai RAM Smartphone di Laptop Murah Lewat Project Firefly
Luna Ultra bukan sekadar kamera saku biasa, melainkan studio portabel yang mengubah cara kerja kreator solo.
