unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Hiburan Intel Pakai RAM Smartphone di Laptop Murah Lewat Project Firefly

Intel Pakai RAM Smartphone di Laptop Murah Lewat Project Firefly

Intel Pakai RAM Smartphone di Laptop Murah Lewat Project Firefly
Intel Pakai RAM Smartphone di Laptop Murah Lewat Project Firefly
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Intel diam-diam menyiapkan gebrakan baru di segmen laptop entry-level. Proyek ini dinamakan Project Firefly.

Intel tidak hanya menyematkan prosesor terbaru, tetapi juga mengubah total cara laptop murah dibuat.

>>> Vueroid S1 QHD: Kamera Dasbor Always-On dengan Pengenal Pelat Nomor

alt top

Konsep Baru Tekan Biaya Produksi

Nish Neelalojanan, Senior Director of Client Products di Intel, menjelaskan bahwa membuat laptop entry-level yang bagus tidak cukup hanya dengan prosesor murah.

Perlu pendekatan baru dari sisi produksi.

Intel bekerja sama dengan pabrik-pabrik smartphone di China untuk mengembangkan laptop referensi.

alt mid

Tujuannya agar produsen laptop bisa merakit komponen yang sudah diseleksi Intel dengan lebih cepat dan hemat biaya.

Rantai pasok smartphone yang sudah matang dipandang sebagai kunci. Pabrik-pabrik ini bisa memproduksi komponen dengan harga lebih murah dan langsung memasoknya ke produsen laptop.

Salah satu hasil efisiensi paling menarik adalah penggunaan chip memori yang awalnya dirancang untuk smartphone.

>>> Cara Aktifkan Mode Ketat WhatsApp agar Akun Tidak Disadap Orang Asing

Alih-alih memakai modul RAM laptop konvensional, Intel mengadopsi komponen berukuran kecil ini untuk mainboard baru mereka.

Bodi Tipis 12,9 mm dan Pilihan Warna Metalik

Meski menyasar kelas bawah, Intel tidak ingin laptop ini terlihat murahan. Dalam video presentasi, terlihat desain referensi yang cukup memukau di kelas harganya.

Laptop ini punya bodi metal tipis, hanya 12,9 mm. Ia juga hadir dengan pilihan warna modern yang biasanya hanya ditemui di laptop premium.

Soal konektivitas cukup lengkap. Di bodinya tersedia dua port USB-C, satu port USB-A, dan satu port HDMI.

Kombinasi ini praktis untuk pengguna harian, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.

Intel juga memikirkan ulang sistem pendingin. Mereka mengembangkan heatpipe tembaga yang sangat tipis dan kabel konektor lebih murah untuk menyambungkan port ke mainboard.

>>> macOS 28 Akhiri Dukungan Rosetta 2, Aplikasi Intel Tak Lagi Berfungsi

Semua rekayasa ini berujung pada harga jual tetap rendah tanpa mengurangi fungsionalitas penting.

alt under
M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
alt mid
📰 Update Terbaru