Xiaomi merilis MiMo Code V0.1.0, sebuah agen koding AI open source yang beroperasi langsung dari terminal.
Alat ini dirancang dengan sistem memori persisten untuk mengatasi masalah AI yang sering kehilangan konteks pada proyek berskala besar.
>>> Jadwal Rilis GTA 6 Paksa Valor Mortis Mundur dari September 2025
MiMo Code dibangun di atas fondasi MiMo-7B, model penalaran dan pengodean open source pertama Xiaomi yang diperkenalkan pada 2025.
Alih-alih hanya sebagai model bahasa biasa, alat ini menjadi agen pengodean lengkap yang menemani pengembang dari terminal.
Fitur Unggulan MiMo Code
Perbedaan utama MiMo Code terletak pada penanganan memorinya. Kebanyakan asisten koding bergantung pada jendela konteks model yang mudah penuh, menyebabkan AI melupakan instruksi sebelumnya.
Xiaomi menyematkan subagen latar belakang yang secara kontinu mengelola dan menyimpan konteks.
Saat percakapan mendekati batas memori, subagen otomatis memadatkan informasi menjadi ringkasan terstruktur sehingga agen utama bisa melanjutkan tanpa kehilangan langkah.
>>> Insta360 Luna Ultra Resmi: Kamera Saku 8K dengan Layar OLED yang Bisa Dilepas
Fitur unik bernama /dream berjalan otomatis setiap tujuh hari.
Fitur ini meluncurkan agen pemeliharaan yang meninjau sesi dan berkas memori lama, menghapus duplikasi, memverifikasi alur berkas, dan memampatkannya ke penyimpanan jangka panjang.
MiMo Code juga memiliki mode Compose yang memungkinkan pengembang menyelesaikan seluruh alur kerja, dari perencanaan hingga pengujian, hanya dengan sekali perintah.
Alat ini sudah terintegrasi dengan input suara cerdas dan gratis digunakan tanpa perlu registrasi akun.
MiMo Code dirilis dengan lisensi MIT yang memperbolehkan modifikasi bebas.
>>> G-Shock DW5600 Kolaborasi Toyo Tires Usung Desain Ban Proxes Sport R
Dengan pendekatan memori persisten, Xiaomi berharap dapat meningkatkan produktivitas pengembang dalam menangani proyek koding yang panjang dan kompleks.
