Tahun 2026 membawa tren tak terduga di pasar smartphone budget. Beberapa sub-brand produsen besar bersiap meluncurkan perangkat di bawah Rp2 juta dengan spesifikasi yang justru menurun.
Alih-alih peningkatan, ponsel-ponsel ini kembali menggunakan layar LCD 1080p dengan notch tetes air. Konfigurasi memori dasar juga turun menjadi RAM 6GB dan penyimpanan 128GB.
>>> Xiaomi Luncurkan Lengan Robotik Otomatis Isi Ulang Mobil Listrik di Rumah
Penyebab Penurunan Spesifikasi
Kenaikan harga chip memori menjadi biang keladinya.
Menurut riset TrendForce, harga kontrak DRAM global naik lebih dari 40% selama dua kuartal berturut-turut dari Q4 2025 hingga Q1 2026.
Data Counterpoint menunjukkan lonjakan harga di pasar memori mencapai 80-90% pada kuartal pertama 2026. DRAM, NAND, dan HBM mencatat rekor harga tertinggi.
>>> Dede Sunandar Akui Istrinya Akan Gugat Cerai ke Pengadilan Agama
Lei Jun, pendiri Xiaomi, menyebut lonjakan harga memori sangat agresif dan kemungkinan terus meningkat dalam dua tahun ke depan.
Ia menyarankan pengguna yang berencana mengganti ponsel agar melakukannya lebih cepat.
>>> Tiga Girl Group HYBE Rilis Single Kolaborasi "ICONIC BY MISTAKE"
Kenaikan biaya komponen memaksa produsen menyesuaikan strategi entry-level. Dampaknya, kapasitas memori dan fitur pada smartphone budget mengalami penurunan.
