Kebijakan ini tidak berlaku untuk versi eksklusif Jepang yang hanya menampilkan karakter bahasa Jepang, karena varian tersebut cenderung tidak diminati oleh para scalper untuk dijual kembali ke pasar internasional.
Terkait harga, Nintendo juga bersiap melakukan penyesuaian nilai jual.
Untuk pasar Amerika Serikat, harga edisi standar akan mengalami kenaikan sebesar 50 dolar AS atau setara Rp790.000, sehingga harga jualnya menjadi 499,99 dolar AS atau sekitar Rp7.900.000.
Langkah ini dilakukan di tengah upaya perusahaan menjaga distribusi produk agar tetap merata bagi seluruh konsumen global.
Jika dibandingkan dengan kompetitor di pasar konsol genggam, kebijakan verifikasi akun seperti ini tergolong sangat ketat.
>>> Kim Mu-yeol Buka Suara soal Teach You a Lesson Season 2, Bidik John Cena
Berbeda dengan pendekatan vendor lain yang biasanya hanya mengandalkan sistem antrean daring, Nintendo memilih untuk memprioritaskan loyalitas basis pengguna yang sudah ada melalui rekam jejak aktivitas bermain mereka.