HoYoverse, pengembang game asal Shanghai, mengumumkan rencana investasi besar-besaran senilai 14,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp230 triliun.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mandiri dalam tiga tahun ke depan.
>>> Live Action Lilo & Stitch 2 Dikonfirmasi, Chris Sanders Jadi Sutradara
Fokus pada NPC Dinamis
Salah satu target utama dari investasi ini adalah game simulasi kehidupan berjudul Petit Planet.
HoYoverse berencana menyematkan model pemrosesan bahasa alami langsung ke dalam logika permainan.
Dengan demikian, karakter non-pemain (NPC) dapat terlibat dalam percakapan yang tidak terduga dan dinamis.
NPC akan mampu menganalisis pilihan pemain serta perubahan lingkungan di sekitar planetoid secara langsung.
Hal ini memungkinkan mereka menyesuaikan rutinitas dan respons verbal secara otomatis.
>>> Samsung Siapkan 3 Foldable Berbeda: Flip 8, Fold 8, dan Fold 8 Ultra
Strategi Jangka Panjang
Keputusan ini diungkapkan oleh salah satu pendiri HoYoverse, Liu Wei.
Alih-alih menyewa layanan AI dari pihak ketiga, perusahaan memilih membangun ekosistem komputasi sendiri.
Langkah ini mencakup pengembangan klaster unit pemrosesan grafis dan kerangka kerja pelatihan model khusus.
HoYoverse melihat ini sebagai investasi jangka panjang untuk kemandirian infrastruktur dan retensi pemain.
>>> Phantom Blade Zero Tunda Jadwal Rilis Demi Fokus Kualitas Optimal
Di pasar yang kompetitif, langkah ini membuat posisi HoYoverse semakin kuat dibandingkan pengembang lain.