Kini, jumlah pengunjung situs dagang milik Markle menurun sehingga menghambat upaya menjual seluruh persediaan tersebut.
Menurut Newsweek, bisnis sang Duchess sedang mengalami perlambatan yang bertepatan dengan penurunan popularitasnya di Amerika Serikat.
Data Similarweb menunjukkan situs As Ever menerima 246 ribu kunjungan pada Desember, dengan 180 ribu di antaranya berasal dari AS.
Namun jumlah kunjungan dari AS turun tajam pada Januari 2026 menjadi hanya 89 ribu.
Tren penurunan terus berlanjut. Pada Februari 2026, As Ever hanya menerima 213 ribu kunjungan, dengan 83,5 ribu berasal dari AS.
Pada Maret 2026, angka kunjungan sempat meningkat dengan 94 ribu dari AS dari total 226 ribu kunjungan.
Namun, jumlah kunjungan turun drastis pada April 2026, dengan 61,5 ribu kunjungan dari AS dari total 178 ribu kunjungan.
Meski angka-angka tersebut sering digunakan sebagai indikator kinerja bisnis, data penjualan resmi belum pernah dipublikasikan.
>>> Sinopsis The Equalizer, Bioskop Trans TV 15 Juni 2026
Juru bicara Meghan Markle membantah narasi bahwa bisnis Duchess of Sussex ini sedang menuju kebangkrutan. Ia menganggap laporan-laporan tersebut hanya spekulasi yang berulang.