Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Ia berharap kesepakatan ini dapat memulihkan stabilitas kawasan dan mengembalikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
>>> Macron Peringatkan Iran Jangan Memungut Biaya di Selat Hormuz
Dalam unggahan di media sosial X, Lee menyebut kesepakatan itu sebagai langkah penting. Ia memuji kepemimpinan Presiden AS Donald Trump serta upaya diplomatik para pihak terkait.
“Melalui kesepakatan ini, saya berharap perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah segera pulih,” tulis Lee saat berada di Roma, Italia, dalam rangka kunjungan Eropa pertamanya sejak menjabat pada Juni tahun lalu.
Lee juga berharap pasokan energi global stabil dan semua kapal, termasuk kapal serta awak Korea Selatan yang terdampak pembatasan navigasi di Selat Hormuz, dapat beroperasi kembali dengan aman.
>>> PM Inggris Resmi Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Sebelumnya, kantor kepresidenan Korea Selatan menyambut baik gencatan senjata tersebut. Namun, mereka menilai masih perlu waktu untuk melihat apakah kesepakatan itu bisa langsung membuka kembali Selat Hormuz.
“Kami menyambut baik hal ini,” kata seorang pejabat senior kepresidenan. Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai kemajuan ke arah yang benar.
Pejabat itu menambahkan, kesepakatan itu lebih bermakna karena mencakup pembukaan Selat Hormuz. Namun, masih harus dilihat apakah kesepakatan itu bisa segera membuka kembali selat tersebut.
>>> AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Akhiri Perang, Selat Hormuz Dibuka
Negosiasi lebih lanjut mengenai isu nuklir bisa memengaruhi perjanjian gencatan senjata.