Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Guncangan kuat menyebabkan bangunan di Pelabuhan Lauren Say, Maumere, Kabupaten Sikka, roboh dan menimpa sejumlah orang.
>>> Danantara Housing Expo: 10 Rumah Subsidi Gratis Menanti Pengunjung
Tim SAR Gabungan mengevakuasi tiga korban terdampak bangunan roboh tersebut.
Satu korban meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman menyebut korban meninggal bernama Meliana Nenong, perempuan berusia 54 tahun.
"Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan di Pelabuhan Lauren Say Maumere-Sikka rubuh dan menimpa satu orang korban atas nama Meliana Nenong, perempuan 54 tahun, dengan kondisi meninggal dunia, dan dua orang luka-luka," ujarnya.
Ketiga korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD T. C.
>>> BAZNAS, Danantara, Kemenkop, dan MES Teken MoU Perkuat Zakat dan Koperasi Syariah
Hillers Maumere untuk penanganan medis.
Pusat Gempa di Laut Timur Laut Mbay
Gempa M 7,7 terjadi Sabtu pagi dan berpusat di wilayah laut timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah NTT dan daerah lain.
Masyarakat di beberapa wilayah pesisir sempat melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi.
Tim SAR Gabungan bergerak menuju wilayah terdampak untuk pencarian, evakuasi, dan pendataan korban.
>>> Fatimah Aulia Rahma Bantah Klarifikasi Tio Ferdian soal Dugaan Aborsi
Personel SAR dari Kantor SAR Maumere juga menuju Kabupaten Nagekeo dan lokasi lain yang terdampak.

