Seorang pemuda Korea yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota dewan termuda di negaranya kini bersiap memulai karier sebagai idola di Jepang.
Oh Shin-haeng, yang menarik perhatian nasional empat tahun lalu saat maju sebagai calon independen dalam pemilu lokal di usia 18 tahun, berhasil finis keempat dalam acara audisi Jepang "Produce 101 Japan Shinsekai" pada 9 Juni.
>>> Sharp AQUOS R11 Resmi di Jepang, Bawa Kamera Leica dan Lampu Relaksasi
Hasil tersebut memberinya tempat di grup final program itu dan kesempatan untuk memulai karier baru sebagai idola Jepang.
Pada 2022, Oh menjadi calon termuda dalam sejarah Korea yang mencalonkan diri untuk jabatan publik setelah revisi Undang-Undang Pemilihan Pejabat Publik menurunkan usia minimum calon dari 25 menjadi 18 tahun.
Perubahan itu berlaku untuk pemilihan Majelis Nasional, kepala pemerintah daerah, dan dewan lokal.
Saat itu, Oh yang berusia 18 tahun maju untuk kursi yang mewakili distrik pemilihan kedua Dewan Kabupaten Muan di Provinsi Jeolla Selatan dalam pemilu lokal pertama yang digelar berdasarkan undang-undang yang direvisi.
Namun, ia finis terakhir dengan 990 suara, atau 5,88 persen dari total suara. Keempat kursi di distrik itu dimenangkan oleh kandidat dari Partai Demokrat Korea.
>>> Redmi K90 Ultra Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo dan Pendingin Aktif
Empat tahun kemudian, hasil pemungutan suara akhirnya berpihak padanya.
Ia termasuk di antara 12 kontestan final dalam program audisi Jepang tersebut dan dijadwalkan debut di bawah grup pria KO1KEYZ.
Media hiburan Jepang telah menunjukkan minat besar pada latar belakangnya yang tidak biasa, terutama statusnya sebagai calon termuda dalam sejarah pemilu Korea.
Ayah Oh, Oh Won-ok, mengatakan kepada Yonhap News Agency melalui telepon bahwa ia berharap putranya "melakukan yang terbaik dalam hidup yang telah ia pilih dan bertanggung jawab atasnya."
>>> Harga Game Xbox Turun di Eropa, Gamer Indonesia Menanti
"Saya juga berharap ia tumbuh menjadi seseorang yang tahu cara menjaga orang-orang di sekitarnya sebagai anggota masyarakat," ujarnya.