Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia pernah diminta untuk mengunjungi Korea Utara.
Permintaan tersebut datang dari Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung saat kunjungan kenegaraan Prabowo ke Seoul beberapa waktu lalu.
>>> Jadwal Ganjil Genap Puncak Bogor 1 Agustus 2026: Aturan dan Titik Penyekatan
Dalam pertemuan dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN) pada Jumat (31/07/2026), Prabowo menceritakan bahwa Lee Jae Myung menanyakan kesediaannya untuk pergi ke Korea Utara.
Tujuannya adalah untuk membuka dialog.
Prabowo menyatakan kesediaannya untuk berangkat ke Korea Utara jika diminta oleh Korea Selatan.
"Kunjungan saya terakhir di Korea Selatan di Seoul, Presiden Korsel [Lee Jae Myung] minta kepada saya bisa tidak saya berkunjung ke Korea Utara?
>>> Peredaran Obat Keras di Jakpus Marak, 118.494 Butir Disita
untuk membuka semacam dialog, oh saya bilang dengan hormat dengan rela kalau yang mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Prinsip ini dipegang teguh, termasuk dalam penanganan isu di Myanmar.
Prabowo juga mengklaim bahwa Indonesia tetap memegang politik luar negeri yang bebas dan aktif. Ia menghormati semua kekuatan besar, seperti Amerika Serikat, China, Rusia, Jepang, India, dan Australia.
>>> Alasan Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pegawai Kemhan
Menurutnya, sikap tersebut membuat Indonesia diterima di mana-mana.

