Produsen ponsel menghadapi masalah memori yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan pembaruan perangkat lunak.
Saat ini, mereka berusaha menjalankan model AI besar langsung di perangkat, dan prosesornya sudah mampu, tetapi teknologi memori LPDDR yang ada memiliki batasan kecepatan dalam mengirim data ke prosesor.
>>> 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan format memori baru bernama LLW, kependekan dari Low Latency Wide DRAM.
LLW terinspirasi dari HBM (High Bandwidth Memory) yang digunakan di pusat data AI, yang mencapai kecepatan tinggi dengan menempatkan beberapa lapisan memori dekat prosesor dan menghubungkannya melalui antarmuka yang sangat lebar.
Hasilnya, bandwidth HBM 10 hingga 15 kali lebih cepat dibandingkan LPDDR terbaik saat ini. Namun, HBM memerlukan kemasan dan pendinginan kompleks yang tidak praktis untuk ponsel.
LLW diharapkan memberikan bandwidth lebih tinggi dan latensi lebih rendah dari LPDDR tanpa masalah termal dan ruang yang ditimbulkan oleh desain memori bertumpuk.
>>> Samsung Buka Pre-Order Galaxy XR di Inggris, Banyak Penawaran Menarik
Potensi dan Jadwal LLW
Informasi yang beredar saat ini berasal dari blogger industri dan pemberi bocoran, bukan pengumuman resmi perusahaan.
Sebuah bocoran dari tipster Fixed Focus Digital menyebutkan LLW dapat mengurangi konsumsi daya sekitar 50% dan meningkatkan performa sekitar 1,5 kali lipat.
Mengenai ketersediaan, bocoran yang sama menyebutkan LLW masih beberapa tahun lagi dari adopsi luas. Penerapan skala besar diperkirakan baru terjadi pada paruh kedua tahun 2027.
>>> Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
Xiaomi dan Huawei disebut-sebut sebagai calon pengadopsi awal, meskipun belum ada pernyataan resmi dari kedua perusahaan.